Mick Jagger Ungkap Arti Sebenarnya Lirik Elon Musk dalam Album Foreign Tongues

Mick Jagger Ungkap Arti Sebenarnya Lirik Elon Musk dalam Album Foreign Tongues
Mick Jagger buka suara soal kontroversi lirik Elon Musk di album terbaru Rolling Stones.(instagram/@mickjagger)

INGGRIS – Mick Jagger akhirnya meluruskan spekulasi soal lirik “mad mogul” dalam lagu Mr Charm di album terbaru The Rolling Stones, Foreign Tongues.

Meski menyebut nama Elon Musk secara langsung, Jagger menegaskan bahwa lirik tersebut bukan dimaksudkan sebagai serangan terhadap miliarder pendiri Tesla dan SpaceX itu.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Bungkam Prancis, Tiket Final Berhasil Diamankan

Penjelasan tersebut muncul setelah banyak penggemar menilai lagu tersebut sebagai kritik tajam terhadap Elon Musk.

Lirik yang Memicu Perdebatan
Dalam lagu Mr Charm, Mick Jagger menyanyikan lirik tentang impian masa kecilnya pergi ke Mars dan mempertanyakan siapa sosok yang paling layak dipercaya untuk membawa manusia ke luar angkasa.

Di bagian akhir bait, ia menyebut beberapa nama, termasuk Boeing, NASA, dan Elon Musk yang disebut sebagai “mad mogul” atau “taipan gila”.

Baca Juga: Semifinal Piala Dunia 2026: Panggung Para Pewaris Takhta

Penggunaan frasa tersebut langsung memicu berbagai interpretasi di kalangan pendengar dan media.

Mick Jagger: Orang Hanya Mendengar Nama Musk
Dalam wawancara dengan The New York Times, Jagger mengaku kecewa karena banyak ulasan hanya berfokus pada penyebutan nama Elon Musk.

Menurutnya, banyak orang tidak benar-benar memahami keseluruhan isi lirik lagu tersebut dan langsung menyimpulkan bahwa dirinya sedang menyerang Musk.

Baca Juga: Rekor Baru, Film Michael Jackson Pecahkan Sejarah Box Office Dunia

Ia mengakui memang menggunakan kata “gila”, tetapi menegaskan konteks liriknya berbeda dari yang dipersepsikan publik.

Justru Sebuah Pujian Terselubung
Jagger mengungkapkan bahwa saat menulis lagu tersebut, ia justru teringat bagaimana perusahaan milik Elon Musk mampu membantu membawa pulang para astronaut yang sebelumnya tidak dapat dipulangkan menggunakan sarana yang tersedia.

Karena itulah, menurutnya, Musk muncul dalam lirik sebagai sosok yang berhasil melakukan sesuatu yang ketika itu tidak mampu dilakukan pihak lain.

Baca Juga: Pakar Ungkap Bek Inggris Dinilai Mampu Redam Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut sebenarnya berbicara tentang mimpi pergi ke Mars sejak kecil dan pertanyaan mengenai siapa yang layak dipercaya untuk mewujudkan perjalanan luar angkasa tersebut.

Meski begitu, Jagger mengakui penggunaan istilah “mogul” dan “mad mogul” memang mudah memunculkan kesan negatif.

Album Baru Dipenuhi Kolaborasi Musisi Legendaris
Album Foreign Tongues menjadi album studio ke-25 The Rolling Stones dan menghadirkan sejumlah kolaborasi istimewa.

Baca Juga: Dipercaya Tingkatkan SDM Sawit, PT Citra Widya Education Latih 155 Petani asal Morut

Di antaranya bersama Paul McCartney, Robert Smith, Steve Winwood, serta Chad Smith.

Album tersebut juga menampilkan permainan drum anumerta dari mendiang Charlie Watts, yang menjadi penghormatan emosional bagi salah satu anggota paling ikonik dalam sejarah band.

Klarifikasi Mick Jagger menunjukkan bahwa sebuah lirik lagu bisa memunculkan beragam tafsir di kalangan pendengar.

Meski menyebut nama Elon Musk secara langsung, vokalis The Rolling Stones itu menegaskan bahwa pesan di balik Mr Charm lebih bernuansa reflektif daripada kritik, sekaligus menjadi salah satu sorotan utama dalam album Foreign Tongues.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *