The Masters of Reality, Buku Resmi Black Sabbath Siap Dirilis dengan Foto dan Arsip Langka

The Masters of Reality, Buku Resmi Black Sabbath Siap Dirilis dengan Foto dan Arsip Langka
Black Sabbath umumkan buku resmi perdana, rayakan warisan band dan kenang Ozzy Osbourne (instagram/@blacksabbath)

INGGRIS – Black Sabbath resmi mengumumkan perilisan buku resmi pertama mereka yang berjudul The Masters of Reality – Why Black Sabbath Matter.

Buku setebal 500 halaman ini akan mengulas perjalanan panjang band heavy metal legendaris tersebut, mulai dari awal terbentuk di Birmingham pada akhir 1960-an hingga konser perpisahan monumental ‘Back To The Beginning’ pada Juli 2025.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Prediksi Laga Panas Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia FIFA 2026

Karya eksklusif ini menjadi penghormatan bagi perjalanan Black Sabbath sekaligus mengenang sosok Ozzy Osbourne yang terlibat langsung dalam proses pembuatannya sebelum wafat.

Mengulas Perjalanan Black Sabbath Selama Lebih dari Lima Dekade
Buku The Masters of Reality – Why Black Sabbath Matter disusun oleh fotografer legendaris Ross Halfin, sahabat lama Black Sabbath yang telah mendokumentasikan perjalanan band selama bertahun-tahun.

Selain menghadirkan kisah lengkap perjalanan grup, buku ini dipenuhi ratusan foto eksklusif, arsip langka, hingga berbagai memorabilia yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Baca Juga: Srikandi LMP Parigi Moutong Selpina Basrin, Bantu Bibit Jagung Petani Desa Lobu Mandiri

Rencananya, buku tersebut diterbitkan melalui Rufus Publications pada Oktober 2026 dalam tiga edisi berbeda untuk para kolektor dan penggemar.

Perilisan Sempat Ditunda karena Wafatnya Ozzy Osbourne
Ross Halfin mengungkapkan bahwa proyek buku ini sebenarnya telah rampung sejak dua tahun lalu dan awalnya dijadwalkan terbit tak lama setelah konser Back To The Beginning.

Namun, wafatnya Ozzy Osbourne membuat seluruh rencana harus ditunda.

Baca Juga: Buya Subi Festival 2026 Dibuka, Wagub Sulteng Dorong Tenun Donggala Mendunia

Menurut Halfin, Ozzy bersama sang istri, Sharon Osbourne, sejak awal menginginkan buku tersebut hadir segera setelah konser perpisahan Black Sabbath di Birmingham.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ozzy sangat aktif selama proses penyusunan buku, bahkan telah menandatangani sampul edisi kolektor beberapa bulan sebelum konser terakhir berlangsung. Tanda tangan serupa juga diberikan oleh seluruh personel Black Sabbath.

Halfin menilai kini merupakan waktu yang tepat untuk memperkenalkan buku tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Black Sabbath dan Ozzy Osbourne.

Baca Juga: HUT Banggai ke-66, Gubernur Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Daerah

Hadir dalam Tiga Edisi Kolektor
Buku resmi Black Sabbath ini akan tersedia dalam tiga pilihan edisi.

Edisi paling eksklusif adalah Super Deluxe Signed Metal Edition, yang hanya diproduksi sebanyak 200 eksemplar bernomor.

Versi premium tersebut menggunakan sampul logam yang dipoles dan diukir secara manual, dipadukan dengan punggung berbahan kulit daur ulang, kotak penyimpanan khusus, serta dua cetakan giclée edisi terbatas.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Argentina vs Mesir: Rekor Messi dan Comeback Spektakuler

Setiap buku juga dilengkapi pelat bertanda tangan asli Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward.

Selain itu tersedia Super Deluxe Signed Edition dengan desain kulit hitam premium dan bonus cetakan eksklusif, serta Standard Edition yang menawarkan sampul berlapis foil dan kotak kain dengan ilustrasi ikonik “Henry”.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *