AUSTRALIA – Eminem mengalami kemunduran dalam sengketa merek dagang dengan merek pakaian pantai asal Australia, Swim Shady.
Dalam putusan terbaru, Kantor Pendaftaran Merek Dagang Australia memutuskan mendukung Swim Shady pada salah satu aspek penting perselisihan tersebut, sehingga membuka jalan bagi merek tersebut untuk terus menggunakan namanya.
Baca Juga: Petaka Injury Time, Tiga Pemain Pengganti Spanyol Pulangkan Cristiano Ronaldo dkk
Kasus ini menjadi sorotan karena Eminem menilai nama “Swim Shady” terlalu mirip dengan alter ego legendarisnya, Slim Shady, yang telah melekat pada identitasnya selama puluhan tahun.
Eminem Klaim ‘Swim Shady’ Terlalu Mirip dengan Slim Shady
Swim Shady didirikan di Sydney pada 2024 oleh Jeremy Scott dan Elizabeth Afrakoff.
Merek tersebut memasarkan berbagai perlengkapan pantai, mulai dari handuk, payung pantai, tas renang, hingga celana pendek renang.
Baca Juga: Tokoh Masyarakat Sigi Ajak Irwan Lapatta-Rizal Intjenae Bermaafan Demi Pembangunan Daerah
Eminem menentang penggunaan nama tersebut dengan alasan dapat menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen.
Rapper pemenang Grammy itu berpendapat publik bisa saja mengira produk-produk Swim Shady memiliki hubungan resmi dengan dirinya atau merek Slim Shady.
Pengadilan Australia Berpihak kepada Swim Shady
Dalam putusannya, hakim merek dagang Benjamin Goldsworthy menyatakan bahwa merek dagang “Shady” dan “Shady Limited” milik Eminem tidak terbukti digunakan di Australia untuk sejumlah kategori produk selama periode hukum yang dipersyaratkan.
Baca Juga: 5 Fakta Brasil vs Norwegia: Erling Haaland Singkirkan Selecao dari Piala Dunia 2026
Akibatnya, perlindungan merek dagang pada kategori seperti pakaian, alas kaki, tas, dan barang-barang berbahan kulit akan dicabut mulai 1 Agustus.
Meski demikian, Eminem tetap mempertahankan hak merek dagangnya untuk kategori lain, termasuk musik, hiburan, dan perangkat elektronik.
Slim Shady Baru Didaftarkan pada 2025 di Australia
Putusan tersebut juga menyoroti bahwa meskipun persona Slim Shady telah dikenal luas selama bertahun-tahun, nama tersebut baru secara resmi didaftarkan sebagai merek dagang di Australia pada Januari 2025.
Baca Juga: Statistik Mentereng: 5 Pemain Terbaik Piala Dunia FIFA 2026
Fakta tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses hukum yang tengah berlangsung.
Pendiri Swim Shady Sambut Baik Putusan
Jeremy Scott menyampaikan rasa puas atas keputusan tersebut dan menyebutnya sebagai pencapaian penting bagi perusahaannya.
Menurut Scott, dirinya bersama Elizabeth Afrakoff sangat menghargai pertimbangan yang diberikan pihak pengadilan terhadap seluruh bukti yang diajukan.
Baca Juga: Berhenti Minum Kafein? Ini 5 Perubahan yang Akan Terjadi pada Tubuh Menurut Para Ahli
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemenangan ini baru merupakan satu tahap dari proses hukum yang lebih luas dan masih ada sejumlah persoalan merek dagang yang harus diselesaikan.
Eminem Masih Bisa Mengajukan Banding
Tim hukum Eminem masih memiliki kesempatan hingga 22 Juli untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Di luar Australia, perselisihan antara kedua belah pihak juga masih berlangsung. Eminem diketahui mengajukan keberatan terhadap pendaftaran merek dagang Swim Shady di sejumlah negara lain, termasuk Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Jepang.***





