Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Dikepung Insiden Mengerikan Sebelum Hadapi Kroasia

Piala Dunia 2026: Timnas Inggris Dikepung Insiden Mengerikan Sebelum Hadapi Kroasia
Persiapan Timnas Inggris Menuju Piala Dunia 2026 Dihantam Rentetan Insiden, dari Penembakan hingga Peringatan Tornado (instagram/@ezrikonsa)

AMERIKA – Perjalanan Timnas Inggris menuju Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat jauh dari kata mulus.

Bahkan sebelum menjalani pertandingan perdana menghadapi Kroasia, skuad asuhan Thomas Tuchel sudah dihadapkan pada berbagai insiden tak terduga yang membuat persiapan mereka berlangsung penuh drama.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: KTM Dapat Kabar Baik! Pol Espargaro Akhirnya Kembali Jalani Tes MotoGP

Berbagai kejadian mulai dari penembakan di dekat markas latihan, gempa bumi yang getarannya terasa hingga Florida, pencurian perlengkapan tim, cuaca ekstrem, hingga peringatan tornado mewarnai langkah The Three Lions menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Persiapan Inggris dimulai dengan pemusatan latihan di Florida. Namun, latihan perdana langsung diwarnai tantangan cuaca panas dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius yang membuat para pemain harus beradaptasi dengan kondisi ekstrem.

Belum selesai menghadapi cuaca, kabar mengejutkan datang dari Kansas City. Sebuah insiden penembakan yang menyebabkan sembilan orang terluka terjadi hanya sekitar empat mil dari markas latihan Inggris di Swope Soccer Village.

Baca Juga: Busan Bergemuruh! BTS Gelar Dua Konser Stadion yang Tak Terlupakan Bersama ARMY

Meski skuad Inggris belum berada di lokasi saat kejadian, insiden tersebut memunculkan kekhawatiran terkait keamanan selama turnamen berlangsung.

Tak lama berselang, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang berpusat di lepas pantai barat Kuba mengguncang kawasan Karibia. Getaran bahkan dilaporkan terasa hingga sebagian wilayah Florida, tempat Inggris menjalani persiapan awal mereka.

Gangguan juga terjadi di atas lapangan. Laga uji coba terakhir Inggris melawan Kosta Rika di Orlando harus tertunda selama satu jam akibat badai petir.

Baca Juga: Peringati 1 Muharram 1448 H, Warda Dg Mamala Disambut Pengalungan Bunga di Baturube

Meski demikian, tim besutan Thomas Tuchel tetap tampil meyakinkan dan mengamankan kemenangan telak 3-0 sebagai modal positif menuju Piala Dunia.

Masalah lain muncul saat rombongan bertolak menuju Kansas City. Sebuah van yang membawa perlengkapan latihan dibobol maling. Sejumlah sepatu dan perlengkapan latihan pemain raib dicuri ketika masih dalam perjalanan.

Sebagian barang memang berhasil ditemukan kembali, tetapi laporan menyebutkan adanya dugaan keterlibatan sopir yang bertugas mengangkut perlengkapan tersebut. Kasus ini pun menambah daftar panjang gangguan yang dialami Inggris sebelum turnamen dimulai.

Baca Juga: Tak Semua Bikin Gemuk, Ini Pilihan Keju Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Kekacauan belum berhenti. Koki tim nasional Inggris bahkan sempat ditolak naik kereta karena membawa pisau dapur yang digunakan untuk kebutuhan memasak tim.

Meski aturan negara bagian Florida memperbolehkan kepemilikan jenis pisau tertentu, operator kereta memiliki regulasi keamanan yang berbeda sehingga sang koki harus mencari jalur transportasi alternatif.

Puncaknya terjadi ketika Badan Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) mengeluarkan peringatan badai petir hebat dan potensi tornado pada Sabtu malam waktu setempat.

Baca Juga: Spanyol Gagal Menang, Cabo Verde Curi Poin Bersejarah di Piala Dunia 2026

Seluruh delegasi Inggris menerima peringatan otomatis di ponsel mereka yang meminta agar segera berlindung di bangunan kokoh dan menjauhi jendela karena ancaman angin kencang hingga 80 mph.

Akibatnya, seluruh agenda malam skuad Inggris dibatalkan dan para pemain diminta tetap berada di hotel demi alasan keselamatan. Padahal, beberapa jam sebelumnya Harry Kane dan rekan-rekannya baru saja mengikuti sesi latihan terbuka bersama masyarakat dan para penggemar lokal.

Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu kandidat kuat juara setelah menjadi finalis Euro 2024.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, Getarannya Terasa hingga Tojo Una-una

Namun, rentetan insiden yang terus menghantam persiapan mereka membuat perjalanan menuju gelar juara dunia pertama sejak 1966 terasa semakin berat.

Meski begitu, Thomas Tuchel berharap berbagai gangguan di luar lapangan tidak memengaruhi fokus tim. Kini, seluruh perhatian The Three Lions tertuju pada laga pembuka melawan Kroasia yang akan menjadi ujian pertama mereka dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *