SIGI – Musisi dan penyanyi Enau, menjadi guest star atau bintang tamu di acara penutupan Festival Danau Lindu 2026 semalam, Sabtu (25/7/2026).
Penyanyi bernama lengkap Putra Permana itu sukses memukau ribuan pengunjung yang datang di malam penutupan.
Saat Enau menyanyikan lagu Sesi Potret- lagu yang mengisahkan tentang kehilangan orang tersayang, seluruh pengunjung festival larut dalam suasana haru. Ada yang sampai meneteskan air mata.
Baca Juga: Malam Ini, Enau “Sesi Potret” akan Nyanyi di Tepi Danau Lindu
Beberapa hits lainnya juga dinyanyikan Enau. Seperti lagu Negara Lucu, Mangu, Bersamaku Akan Sedikit Susah, 87, Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda dan lainnya.
Di tengah riuh penonton, Bupati dan Wakil Bupati Sigi Rizal Intjenae dan Samuel Pongi, ikut berbaur di tengah-tengah penonton menyaksikan penampilan Enau.
Sesekali kedua pemimpin Sigi itu ikut berdendang dengan lagu-lagu yang dibawakan Enau.
Baca Juga: Festival Danau Lindu 2026, Mimpi Besar Sigi Menuju Ikon Pariwisata Indonesia
Malam itu, di tengah sorot lighting panggung festival Danau Lindu 2026, Enau tampil setelah seremonial acara penutupan dilakukan.
Festival Danau Lindu 2026 digelar selama tiga hari, 23-25 Juli 2026. Lokasi festival tepat berada di tepi Danau Lindu, di Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi.
PADAT MERAYAP
Festival Danau Lindu 2026 kali ini, begitu semarak. Kemasan dan konsep kegiatannya juga lebih matang dari tahun ke tahun.

Arus kendaraan padat merayap menuju lokasi Festival Danau Lindu 2026 jelang malam penutupan.
Terutama publikasinya, berhasil menyedot perhatian masyarakat. Selain menggandeng media mainstream, panitia dan Pemkab Sigi juga melibatkan sejumlah konten kreator dan influencer dalam mempromosikan kegiatan Festival Danau Lindu 2026.
Buktinya, jelang malam penutupan, arus lalulintas menuju arena Festival Danau Lindu padat merayap. Macet dimana-mana. Mulai dari Sadaunta hingga jalan menuju Kecamatan Lindu.
Baca Juga: Tokoh Masyarakat Sigi Ajak Irwan Lapatta-Rizal Intjenae Bermaafan Demi Pembangunan Daerah
Soalnya, arus transportasi roda dua maupun roda empat menuju ke Kecamatan Lindu – lokasi festival, beberapa tahun terakhir cukup lancar. Jalan menuju Lindu sudah cor beton.
“Macet total. Pengunjung membludak,” kata beberapa pengunjung mengomentari arus lalulintas menuju lokasi festival.
Ke depan, pengunjung meminta kepadatan arus kendaraan saat acara Festival Danau Lindu, ada solusinya. Tumpukan kendaraan yang antrean bisa cepat diurai. (*)





