Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? 6 Makanan ini Dapat Menurunkan Risiko Demensia

Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? 6 Makanan ini Dapat Menurunkan Risiko Demensia
Ilustrasi Buah Segar (Pixabay)

KESEHATAN – Banyak orang takut menghadapi demensia saat memasuki usia lanjut. Penyakit yang menyerang fungsi otak ini dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, hingga kualitas hidup secara keseluruhan. Meski begitu, para ahli menegaskan bahwa demensia bukan bagian normal dari penuaan dan dalam banyak kasus risikonya bisa ditekan melalui gaya hidup sehat.

Salah satu cara paling efektif menjaga kesehatan otak adalah melalui pola makan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa diet sehat, khususnya pola makan MIND—gabungan diet Mediterania dan DASH—dapat membantu menurunkan risiko penurunan kognitif secara signifikan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Kesejahteraan Jaksa Masih Terlupakan oleh Presiden Prabowo, Sekjen LMP Khawatir

Berikut enam makanan terbaik yang dipercaya mampu membantu melindungi otak dan menurunkan risiko demensia menurut penelitian ilmiah terbaru.

1. Buah Segar dan Sayuran Mentah
Buah-buahan segar dan sayuran mentah menjadi fondasi penting untuk menjaga kesehatan otak. Penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi makanan ini berkaitan dengan struktur otak yang lebih sehat, termasuk area hipokampus yang berperan penting dalam memori.

Buah beri seperti blueberry dan stroberi, serta sayuran hijau berdaun seperti bayam dan kale, disebut memiliki manfaat terbesar karena kaya antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan.

Baca Juga: Ngopi Kerukunan di Circle Cafe, Diskusikan Berani Berkah untuk Sulteng Nambaso

2. Kacang-kacangan dan Polong-polongan
Kacang-kacangan dan polong-polongan juga menjadi makanan penting dalam diet sehat untuk otak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rutin makanan ini dapat membantu menurunkan risiko penurunan kognitif dan demensia.

Protein nabati dalam kacang polong, kacang lima, lentil, dan jenis kacang lainnya dipercaya lebih baik bagi kesehatan otak dibanding konsumsi karbohidrat berlebih. Kandungan serat, vitamin, dan antioksidannya juga membantu menjaga kesehatan jantung yang berkaitan erat dengan fungsi otak.

3. Kacang Kenari, Camilan Penjaga Fungsi Otak
Kacang kenari dikenal kaya akan omega-3, antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi yang baik untuk otak. Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi kenari secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi risiko gangguan memori.

Baca Juga: Noah Sadiki Menuju Stamford Bridge? Chelsea Bergerak Cepat Sebelum Piala Dunia

Selain itu, kandungan nutrisi dalam kenari juga membantu melawan stres oksidatif dan peradangan yang menjadi salah satu pemicu penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.

4. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh seperti oatmeal, quinoa, roti gandum, dan beras merah memiliki kandungan serat tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh dan otak.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi biji-bijian utuh memiliki risiko demensia lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya. Serat dalam biji-bijian membantu menjaga kesehatan metabolisme dan sirkulasi darah ke otak.

Baca Juga: Laga Perdana BRM Cup, Huntap FC Tumbang Bersua Tadulako Sigi

5. Ikan Berlemak Kaya Omega 3
Salmon, sarden, tuna, trout, dan makarel merupakan sumber omega 3 terbaik yang sangat penting untuk fungsi otak. Lemak sehat ini membantu menjaga komunikasi antar sel saraf sekaligus melindungi otak dari peradangan.

Bahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi ikan berlemak selama beberapa minggu saja sudah dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada orang lanjut usia.

6. Minyak Zaitun, Lemak Sehat untuk Otak
Minyak zaitun menjadi salah satu komponen utama dalam diet Mediterania yang terkenal baik untuk kesehatan jantung dan otak. Kandungan lemak tak jenuh tunggal di dalamnya membantu mengurangi peradangan dan menjaga aliran darah tetap lancar.

Baca Juga: Musprov Kadin Sulteng: Gufran Ahmad Pendaftar Pertama, Siapa Lawan Beratnya?

Sebuah penelitian terbaru bahkan menemukan bahwa konsumsi satu sendok teh minyak zaitun setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat demensia hingga 28 persen.

Menjaga Kesehatan Otak Bisa Dimulai dari Meja Makan
Tidak ada satu makanan ajaib yang bisa sepenuhnya mencegah demensia. Namun, mengombinasikan pola makan sehat dengan olahraga rutin, tidur cukup, dan menjaga aktivitas mental dapat membantu menjaga fungsi otak tetap optimal hingga usia lanjut.

Memilih makanan kaya antioksidan, omega 3, dan serat bisa menjadi langkah sederhana namun penting untuk melindungi kesehatan kognitif dalam jangka panjang.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *