PALU – Dalam upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah, Tim Patra Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah melakukan patroli sambang di Gereja GPID Jemaat Pedati Palu, Jalan Maesa, Kota Palu, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas keagamaan.
Baca Juga: Rekor Legendaris Brasil Resmi Tumbang, Jerman Mengamuk di Piala Dunia 2026
Personel Tim Patra Satbrimob Polda Sulteng melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis di sekitar gereja, mulai dari pengaturan arus lalu lintas di depan tempat ibadah hingga pengawasan area parkir kendaraan jemaat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah Minggu.
Kehadiran personel Brimob di tengah aktivitas keagamaan mendapat respons positif dari jemaat karena memberikan jaminan keamanan selama berlangsungnya kegiatan ibadah.
Baca Juga: Sering Sembelit? Coba Konsumsi 5 Buah Ini yang Terbukti Baik untuk Pencernaan
Dansatbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., melalui komandan tim di lapangan menjelaskan bahwa patroli sambang merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mendukung kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
“Patroli sambang oleh Tim Patra Satbrimob Polda Sulteng ini merupakan bentuk pelayanan institusi dalam menjaga kondusivitas wilayah perkotaan, khususnya di tempat-tempat ibadah. Kami berkomitmen meminimalkan segala celah potensi kejahatan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah rutin hari Minggu dengan tenang dan khidmat,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan di sekitar kawasan Jalan Maesa, personel Tim Patra juga menjalin komunikasi dan berdialog dengan pengurus gereja.
Baca Juga: Ditahan Maroko 1-1, Vinicius Jr Ungkap Janji Besar untuk Pendukung Brasil
Dialog tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Pendekatan humanis yang dilakukan personel Brimob juga menjadi bagian dari strategi membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama dan pengurus rumah ibadah.
Selama pelaksanaan patroli dan pengamanan berlangsung, situasi di sekitar Gereja GPID Jemaat Pedati Palu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian ibadah Minggu dapat berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Polda Sulawesi Tengah dalam menjaga toleransi, kerukunan umat beragama, serta memastikan setiap warga dapat menjalankan aktivitas keagamaannya dengan aman dan nyaman.***





