SIP 55 Polda Sulteng Gelar Malam Pengantar Tugas, Siap Mengabdi di Wilayah Penempatan

SIP 55 Polda Sulteng Gelar Malam Pengantar Tugas, Siap Mengabdi di Wilayah Penempatan
SIP 55 Polda Sulteng tutup masa pendidikan dengan malam pengantar tugas. (Foto: IST).

PALU – Perwira Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun 2026 Resimen Desaka Dhira Pradhipa Polda Sulawesi Tengah menggelar malam pengantar tugas di Kota Palu, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan sekaligus ajang mempererat silaturahmi sebelum para perwira mengemban tugas di satuan dan wilayah penempatan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: FIFA Kembali Bergejolak, Gianni Infantino Didesak Tinggalkan Kursi Presiden

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai malam pengantar tugas yang menjadi penutup rangkaian kebersamaan para perwira usai menyelesaikan pendidikan SIP.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan emosional dan semangat solidaritas sebagai satu angkatan sebelum memulai pengabdian di tempat tugas baru.

Acara turut dihadiri Ibu Bhayangkari Desaka Dhira Pradhipa yang menyerahkan tumpeng buah dan kue bertuliskan “Selamat atas Penempatan Tugas yang Baru”.

Baca Juga: Astamaops Polri Kunjungi Polda Sulteng, Kapolda Nasri Sambut Langsung di Bandara

Pemberian tersebut menjadi simbol doa, dukungan, dan harapan agar seluruh perwira mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Ketua Angkatan SIP 55 Polda Sulawesi Tengah, Ipda Muhammad Ikbal, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada seluruh lulusan untuk mengabdi di berbagai satuan kerja dan wilayah jajaran Polda Sulawesi Tengah.

“Penempatan tugas ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Mari kita buktikan bahwa lulusan SIP Angkatan ke-55 mampu memberikan warna positif di setiap satuan kerja dan wilayah tempat kita mengabdi,” ujar Ipda Muhammad Ikbal.

Baca Juga: Gianni Infantino Disorot, Sekjen FIFA Ambil Langkah Menenangkan Internal Organisasi

Ia menegaskan bahwa seluruh ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pendidikan harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat dan institusi Polri.

Menurutnya, soliditas, integritas, dan profesionalisme menjadi modal utama bagi setiap perwira dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Semoga kita semua tetap menjaga soliditas, integritas, dan profesionalisme. Di mana pun ditempatkan, mari memberikan pengabdian terbaik, menjadi kebanggaan satuan, serta mengharumkan nama Polri melalui kinerja yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *