SPANYOL – Masa depan Marcus Rashford di FC Barcelona akhirnya menemui titik terang. Pelatih Hansi Flick dilaporkan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan penyerang asal Inggris tersebut setelah musim berakhir.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa Marcus Rashford sejak bergabung, dengan klub memilih untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian dari Manchester United yang nilainya mendekati €30 juta.
Baca Juga: Inggris Terapkan Larangan Merokok Seumur Hidup untuk Generasi Muda
Peran Menurun di Momen Krusial
Dalam beberapa pekan terakhir, Marcus Rashford mulai kehilangan tempat di skuad utama. Ketidakhadirannya dalam laga penting, termasuk saat menghadapi Celta Vigo, menjadi sinyal kuat dari staf pelatih.
Hansi Flick lebih memilih pemain lain yang dinilai memberikan dampak langsung lebih besar di lini depan. Situasi ini memperjelas bahwa Rashford tidak lagi menjadi bagian utama dalam rencana taktis Blaugrana.
Meski sempat mendapat menit bermain, kontribusinya dinilai belum konsisten—faktor yang sangat krusial di kompetisi seketat La Liga.
Baca Juga: Real Madrid Lirik Antonio Blanco, Solusi Murah untuk Perkuat Lini Tengah
Faktor Finansial dan Performa Jadi Penentu
Awalnya, Barcelona mempertimbangkan untuk mempermanenkan Marcus Rashford. Namun, kondisi keuangan klub serta struktur gaji yang ketat membuat manajemen harus lebih selektif.
Selain itu, performa yang naik turun membuat investasi tersebut dianggap kurang sepadan. Klub kini lebih memilih mencari opsi lain yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk jangka panjang.
Kembali ke Manchester United?
Dengan keputusan ini, Marcus Rashford diperkirakan akan kembali ke Manchester United, klub yang masih mengikatnya hingga 2028. Namun, masa depannya di Old Trafford belum sepenuhnya pasti.
Baca Juga: Film Call of Duty Resmi Tayang 2028, Janjikan Aksi Realistis dan Skala Besar
Beberapa klub Liga Inggris disebut mulai memantau situasinya, termasuk Newcastle United yang tertarik memanfaatkan peluang di bursa transfer.
Meski gagal bersinar di Spanyol, Rashford tetap memiliki nilai tinggi di pasar, terutama berkat pengalaman dan kualitas individunya.
Barcelona Fokus ke Target Baru
Di sisi lain, Barcelona kini bergerak cepat mencari pemain sayap dengan karakter berbeda—lebih konsisten, tajam, dan mampu memberikan dampak instan.
Kepergian Rashford menjadi bagian dari strategi besar klub dalam merapikan skuad, baik dari sisi teknis maupun finansial.***





