INGGRIS – Vokalis System Of A Down, Serj Tankian, kembali melontarkan kritik keras terkait isu kemanusiaan dan sejarah Armenia.
Musisi berdarah Armenia itu mengecam pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menurutnya telah memanfaatkan sejarah dan tragedi Genosida Armenia untuk kepentingan politik.
Baca Juga: Declan Rice Beri Update Cedera Setelah Inggris Singkirkan DR Kongo
Pernyataan tersebut disampaikan Tankian melalui unggahan di Instagram Stories setelah pemerintah Israel mengumumkan pengakuannya terhadap Genosida Armenia tahun 1915.
Sebagai keturunan penyintas Genosida Armenia, Tankian mengaku tersinggung dengan langkah tersebut.
Ia menilai pengakuan itu bertentangan dengan kebijakan Israel selama bertahun-tahun yang, menurutnya, enggan mengakui tragedi tersebut.
Baca Juga: Disomasi Irwan Lapatta Pencemaran Nama Baik, Rizal Intjenae Mengaku Hanya Berbagi Pengalaman Pribadi
Serj Tankian: “Persetan dengan Kalian”
Dalam unggahannya, Tankian menuding pemerintah Israel sebelumnya telah menggunakan berbagai jalur politik untuk menghalangi pengakuan internasional terhadap Genosida Armenia karena kepentingan hubungan diplomatik dengan Turki.
Ia kemudian mengkritik keputusan terbaru pemerintahan Netanyahu yang akhirnya mengakui tragedi tersebut.
“Fakta bahwa pemerintah ini memutuskan mengakui genosida terhadap kakek-nenek saya sambil menggunakan sejarah kami, genosida kami, dan penderitaan kami untuk keuntungan politik mereka adalah hal terburuk yang bisa mereka lakukan terhadap orang Armenia,” tulis Tankian.
Baca Juga: Harry Kane Jadi Pahlawan, Ini 5 Fakta Menarik Kemenangan Inggris atas Kongo
Unggahannya ditutup dengan kalimat bernada keras yang ditujukan kepada pemerintahan Netanyahu.
Isu Armenia Selalu Menjadi Bagian dari Perjuangan Tankian
Serj Tankian selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu figur publik paling vokal dalam memperjuangkan pengakuan internasional atas Genosida Armenia yang terjadi pada masa Kekaisaran Ottoman pada 1915.
Keempat kakek dan neneknya merupakan penyintas tragedi tersebut, sehingga isu tersebut memiliki makna yang sangat personal bagi dirinya.
Baca Juga: Jangan Berlebihan! Ini 10 Dampak Terlalu Banyak Makan Daging Merah Menurut Ahli
Bersama System Of A Down, Tankian kerap mengangkat sejarah Armenia melalui musik maupun berbagai kampanye kemanusiaan.
Pada 2021, ia juga menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat saat itu, Joe Biden, yang secara resmi mengakui Genosida Armenia.
Kisah Keluarga Diabadikan dalam Memoar
Tankian juga menuliskan kisah keluarganya dalam autobiografi berjudul Down With The System, yang terbit pada 2024.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Legenda Brasil, Harry Kane Antar Inggris Menang Dramatis atas Kongo
Dalam wawancaranya, ia mengatakan perjuangan mengenalkan sejarah Genosida Armenia merupakan cara untuk menghormati para leluhurnya sekaligus mengingatkan dunia akan pentingnya pengakuan sejarah.
Menurutnya, musik System Of A Down selama ini menjadi sarana untuk menyuarakan kisah tersebut kepada generasi baru.
Lama Menyoroti Konflik di Timur Tengah
Selain aktif mengangkat isu Armenia, Tankian juga beberapa kali menyampaikan kritik terhadap perang di Gaza dan menyerukan perlindungan terhadap warga sipil.
Baca Juga: IPR Oyom Belum juga Terbit, Pekerja Informal Mengadu ke DPN Sulteng
Dalam wawancara sebelumnya, ia menyebut serangan Hamas ke Israel sebagai tindakan terorisme dan menyatakan para pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban.
Pada saat yang sama, ia juga mengkritik respons militer pemerintah Israel dengan menyebut besarnya korban sipil sebagai sesuatu yang patut dipersoalkan.
Sementara itu, gitaris System Of A Down, Daron Malakian, memilih mengambil sikap yang lebih hati-hati ketika diminta mengomentari konflik tersebut.
Ia mengatakan tidak ingin melihat warga Palestina, Yahudi, maupun umat lainnya menjadi korban perang, seraya menegaskan bahwa dirinya enggan menghakimi persoalan yang sangat kompleks.***





