KESEHATAN – Vitamin K mungkin tidak sepopuler vitamin C atau vitamin D, tetapi nutrisi ini memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh.
Vitamin K membantu proses pembekuan darah, mempercepat penyembuhan luka, menjaga kesehatan jantung, hingga memperkuat tulang.
Baca Juga: Linda Perry Konfirmasi Reuni 4 Non Blondes dan Album Baru Pertama Setelah 33 Tahun
Kekurangan vitamin K memang tergolong jarang pada orang dewasa, terutama karena vitamin ini banyak ditemukan dalam sayuran hijau dan juga diproduksi oleh bakteri baik di usus.
Namun, kondisi tertentu seperti gangguan penyerapan nutrisi, penggunaan antibiotik jangka panjang, atau konsumsi obat pengencer darah dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin K.
Menurut para dokter, ada beberapa tanda mengejutkan yang bisa menunjukkan tubuh Anda kekurangan vitamin penting ini.
Baca Juga: Xabi Alonso Mulai Bergerak, Chelsea Resmi Rekrut Bek Sayap Modern Asal Argentina
1. Mudah Mengalami Pendarahan
Salah satu tanda paling umum kekurangan vitamin K adalah tubuh lebih mudah mengalami pendarahan.
Pendarahan bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti gusi mudah berdarah, mimisan, darah sulit berhenti saat terluka, hingga menstruasi yang lebih berat dari biasanya.
Karena vitamin K berperan penting dalam pembekuan darah, kekurangan vitamin ini membuat tubuh lebih sulit menghentikan perdarahan secara normal.
Baca Juga: Idul Adha Tahun Ini, Ketua DPRD Morut Salurkan 21 Ekor Hewan Kurban
2. Tubuh Mudah Memar
Jika tubuh Anda sering memar meski hanya terbentur ringan, itu bisa menjadi tanda kadar vitamin K rendah.
Kekurangan vitamin K dapat membuat pembuluh darah kecil lebih mudah pecah di bawah kulit, sehingga memunculkan warna kebiruan atau keunguan yang lebih cepat dan lebih sering.
3. Mengalami Anemia
Pendarahan berkepanjangan akibat kekurangan vitamin K juga dapat menyebabkan anemia.
Baca Juga: BMTH Kembali ke Era Deathcore Brutal Lewat ‘Count Your Blessings’
Ketika tubuh kehilangan terlalu banyak darah, jumlah sel darah merah ikut menurun.
Kondisi ini bisa memicu gejala seperti tubuh lemas, cepat lelah, pucat, pusing, sesak napas, hingga detak jantung tidak teratur.
4. Pengerasan Arteri
Vitamin K ternyata juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Baca Juga: Reza Hidayat, Putra Sulteng yang Dipromosi Jadi Koordinator Kejati Sulsel
Kekurangan vitamin ini dapat memicu penumpukan kalsium di pembuluh darah dan jaringan lunak, yang lama-kelamaan menyebabkan pengerasan arteri atau aterosklerosis.
Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan sirkulasi darah.
5. Muncul Bintik Merah atau Ungu di Kulit
Bintik-bintik merah kecil atau bercak ungu pada kulit juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pembekuan darah akibat kekurangan vitamin K.
Baca Juga: Meski Terpuruk di Catalunya, Toprak Razgatlioglu Dapat Kabar Baik dari Yamaha
Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah kecil bocor di bawah kulit akibat proses pembekuan darah yang tidak berjalan optimal.
6. Tulang Menjadi Rapuh
Vitamin K membantu tubuh memproduksi osteokalsin, protein penting yang berfungsi mengikat kalsium ke tulang.
Jika tubuh kekurangan vitamin K dalam jangka panjang, kepadatan tulang dapat menurun dan meningkatkan risiko osteoporosis atau patah tulang.
Baca Juga: Pengajian Rutin Malam Jumat Ketua DPRD Morut: Menjadi Pengingat Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Karena itu, vitamin K juga penting untuk menjaga kesehatan tulang seiring bertambahnya usia.
7. Hasil Tes Darah Menunjukkan Gangguan Pembekuan
Dokter biasanya dapat mendeteksi kekurangan vitamin K melalui tes darah yang disebut tes waktu protrombin atau Prothrombin Time (PT).
Jika waktu pembekuan darah terlalu lama, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan vitamin K dan tidak mampu mengaktifkan faktor pembekuan darah dengan baik.
Baca Juga: 4 Trik Sederhana agar Berat Badan Tetap Stabil Saat Hari Raya dan Liburan
Siapa yang Lebih Berisiko Kekurangan Vitamin K?
Meski jarang terjadi, beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin K, antara lain:
• Orang dengan gangguan pencernaan atau malabsorpsi
• Pengguna antibiotik jangka panjang
• Pengguna obat pengencer darah
• Lansia dengan pola makan kurang seimbang
• Bayi yang tidak mendapat suntikan vitamin K saat lahir
Cara Menjaga Asupan Vitamin K
Untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin K, para ahli menyarankan mengonsumsi makanan seperti:
Baca Juga: Atletico Madrid Jadikan Marc Cucurella Target Utama, Chelsea Pasang Harga Tinggi
• Bayam
• Kale
• Brokoli
• Kubis Brussel
• Sawi hijau
• Kol
• Hati ayam
• Produk fermentasi tertentu
Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.***





