PETI di Sungai Taopa Serius Ditertibkan? Soalnya Cukong Kabur Duluan, Alat Berat Disembunyikan

PETI di Sungai Taopa Serius Ditertibkan? Soalnya Cukong Kabur Duluan, Alat Berat Disembunyikan
Dua alat berat berhasil disita. Tapi belasan lainnya disembunyikan para cukong saat lokasi PETI didatangi Polhut. (Foto: IST).

PARIGI MOUTONG – Ketua LSM Forum Rakyat Merdeka Tanggap (Format) Kabupaten Parigi Moutong, Rustam H. Husen, menyesalkan operasi penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI) di hulu Sungai Taopa Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong.

Sebab, penertiban yang dilakukan Polhut Dinas Kehutanan Sulteng dan Gakkum Sulawesi di lokasi PETI, tidak menyasar atau menangkap para cukong (pemodal) pelaku PETI.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Tangkap Cukong PETI di Moutong, 15 Unit Alat Berat Terdeteksi Beroperasi

“Hanya satu orang saja yang ditangkap inisial LD. Alat berat cuma dua unit yang disita, padahal ada belasan alat berat beroperasi di sana,” tegas Rustam H. Husen dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Dia meminta kepada Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, agar memerintahkan Dinas Kehutanan melalui Polisi Kehutanan (Polhut) benar-benar menindak tegas semua pihak yang terlibat. Jangan ada kesan tebang pilih dan tidak serius lakukan penertiban.

“Kami harap Pak Gubernur memerintahkan Polhut, untuk menangkap semua para cukong, pemilik alat berat, dan oknum masyarakat yang mengklaim lahan PETI di kawasan hutan,” pinta Rustam.

Baca Juga: PETI di Hulu Sungai Taopa Aman-aman Saja, LSM Format Minta Polhut Gakkum Bertindak

Dampak yang diakibatkan adanya kegiatan PETI di kawasan hutan hulu Sungai Taopa sangat merugikan para petani. Sebab, aktivitas PETI sangat mencemari sungai yang mengaliri pertanian.

“Informasi yang kami terima, sebagian besar alat berat sudah disembunyikan saat adanya operasi. Dan para cukong sudah kabur duluan dari lokasi,” ujar Rustam.

Selain itu kata Dia, sebelum operasi di lokasi PETI, sebagian besar alat berat sudah diperintahkan turun oleh oknum aparat tertentu.

Baca Juga: Dua Pelaku PETI di Ongka Malino Parigi Moutong Ditangkap

Bahkan, alat berat disembunyikan di sekitar rumah warga yang bermukim dekat wilayah aktivitas PETI.

“Operasi penertiban PETI di hulu Sungai Taopa dijadikan sebagai pembelajaran serius bagi semua pihak. Termasuk ada dugaan keterlibatan aparat tertentu yang jadi bekingan pelaku ilegal mining ini,” beber Ketua LSM Format.

Selain di Desa Gio Barat, operasi penertiban PETI juga wajib dilakukan di Desa Lobu, Lambunu dan Karya Mandiri, di Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga: Diduga Serobot Lahan dan Tambang Ilegal, PT ANN Dilaporkan ke Polres Morowali

“Kami juga mendesak Bapak Gubernur perintahkan Polhut Dinas Kehutanan segera menertibkan lokasi-lokasi aktivitas PETI, serta membongkar siapa otak di balik maraknya PETI di wilayah kami,” tegas Rustam lagi.

Hingga berita ini tayang, belum ada penjelasan dari pihak Dishut Sulteng dan perwakilan Gakkum Sulawesi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *