INGGRIS – Pemerintah Inggris resmi mengumumkan kebijakan larangan merokok bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat bebas asap rokok.
Aturan ini akan berlaku bagi siapa pun yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2009, sehingga mereka tidak akan pernah bisa membeli produk tembakau secara legal sepanjang hidupnya.
Baca Juga: Real Madrid Lirik Antonio Blanco, Solusi Murah untuk Perkuat Lini Tengah
Kebijakan ini tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Tembakau dan Vape yang telah disetujui parlemen.
Setelah memperoleh persetujuan kerajaan, pemerintah memiliki kewenangan untuk mengatur penjualan, kemasan, hingga varian rasa produk tembakau, rokok elektrik, dan nikotin.
Usia Legal Terus Naik Mulai 2027
Dalam skema yang dirancang, batas usia legal pembelian rokok akan meningkat setiap tahun mulai 2027. Dengan demikian, generasi yang lahir setelah 2008 akan secara permanen dilarang membeli rokok, menciptakan apa yang disebut sebagai “generasi bebas rokok”.
Baca Juga: Film Call of Duty Resmi Tayang 2028, Janjikan Aksi Realistis dan Skala Besar
Langkah ini diambil karena merokok masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan yang sebenarnya dapat dicegah.
Aturan Ketat untuk Vape
Selain rokok konvensional, penggunaan rokok elektrik (vape) juga akan diatur lebih ketat. Pemerintah berencana melarang penggunaan vape di sejumlah area publik, termasuk:
• Di dalam mobil yang membawa anak-anak
• Area taman bermain
• Lingkungan sekolah
• Rumah sakit
Baca Juga: 8 Gejala Kekurangan Zat Besi yang Harus Anda Ketahui Sejak Dini
Namun, penggunaan vape masih diperbolehkan di beberapa ruang terbuka seperti taman pub, pantai, dan area pribadi.
Pernyataan Pemerintah
Menteri Kesehatan dan Pelayanan Sosial Wes Streeting menyebut kebijakan ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan – reformasi ini akan menyelamatkan nyawa, mengurangi tekanan pada NHS, dan membangun Inggris yang lebih sehat,” ujarnya.
Baca Juga: Hansi Flick Incar Bernardo Silva, Barcelona Siap Manfaatkan Transfer Gratis
Sementara itu, Menteri Kesehatan Baroness Merron menilai RUU ini sebagai intervensi kesehatan publik terbesar dalam satu generasi.
Kontroversi dan Penolakan Industri
Sebelumnya, pada Oktober 2024, Perdana Menteri Keir Starmer sempat mengusulkan larangan merokok di area luar pub dan klub. Namun, rencana tersebut memicu kritik dari pelaku industri perhotelan.
Organisasi UKHospitality menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi signifikan. Sementara British Beer and Pub Association menyebutnya sebagai ancaman bagi keberlangsungan pub sebagai pusat komunitas.
Akibat tekanan tersebut, rencana larangan merokok di luar pub akhirnya dicabut pada November 2024.***





