MOTOGP – Masa depan Fabio Quartararo bersama Yamaha tampaknya semakin mendekati garis akhir.
Namun, di tengah performa motor V4 yang belum memenuhi harapan dan rumor kepindahannya ke tim lain pada MotoGP 2027, pembalap Prancis tersebut menegaskan bahwa hubungannya dengan Yamaha akan tetap dikenang secara positif.
Baca Juga: Tiga Kartu Merah di Laga Pembukaan Piala Dunia 2026, Meksiko Menang
Meski mengaku kecewa dengan perkembangan proyek Yamaha V4, Quartararo menegaskan bahwa enam bulan terakhir kebersamaan mereka tidak akan menghapus perjalanan panjang yang telah menghasilkan gelar juara dunia MotoGP dan berbagai pencapaian bersejarah.
Fabio Quartararo: Saya Akan Selalu Bersyukur kepada Yamaha
Quartararo merupakan salah satu simbol kesuksesan Yamaha di era modern MotoGP. Sejak debut bersama tim satelit Petronas SRT pada 2019, ia langsung menunjukkan potensi besar sebelum meraih kemenangan perdana pada musim berikutnya.
Puncak kariernya bersama pabrikan Jepang datang pada 2021 ketika ia menggantikan Valentino Rossi di tim pabrikan dan langsung merebut gelar juara dunia MotoGP.
Baca Juga: Buah Memang Sehat, Tapi 6 Jenis Ini Bisa Membuat Asupan Gula Anda Melonjak
Namun, performa Yamaha terus menurun dalam beberapa musim terakhir. Sejak paruh kedua musim 2022, Quartararo semakin kesulitan bersaing melawan dominasi Ducati, KTM, dan Aprilia.
Meski demikian, pembalap berjuluk El Diablo itu menegaskan tidak ada rasa kecewa yang dapat menghapus sejarah indah bersama Yamaha.
“Saya akan selalu bersyukur. Saya akan selalu berterima kasih kepada Yamaha atas apa yang telah kami lakukan bersama,” kata Quartararo.
Baca Juga: Real Madrid Cari Klub Baru untuk Wonderkid Argentina Franco Mastantuono
Proyek Yamaha V4 Belum Memenuhi Harapan
Harapan besar sempat muncul ketika Yamaha memperkenalkan mesin V4 baru yang digadang-gadang menjadi senjata utama untuk mengembalikan daya saing mereka di MotoGP.
Quartararo menjadi salah satu pembalap pertama yang mencoba motor tersebut pada September 2025. Namun hingga pertengahan musim 2026, perkembangan yang diharapkan belum juga terlihat.
Menurutnya, motor terbaru Yamaha masih memiliki banyak kekurangan mendasar yang belum terselesaikan.
Baca Juga: BNI Pastikan Dana Nasabah KC Parigi Rp3,3 Miliar Dikembalikan
“Saya tidak senang dengan bagaimana kami meningkatkan motor ini. Rasanya masih sama seperti saat pertama kali saya mencobanya pada September tahun lalu,” ungkap Quartararo.
Ia bahkan secara terbuka menyebut sejumlah area yang masih menjadi kelemahan utama Yamaha.
Daftar Masalah Yamaha Masih Panjang
Dalam evaluasinya, Quartararo menilai Yamaha masih tertinggal di hampir semua aspek penting yang menentukan performa motor MotoGP modern.
Baca Juga: Gema Bangsa Sulteng Optimistis Lolos Verifikasi 2027 Usai Gelar Rapimwil di Palu
Beberapa kelemahan yang ia soroti antara lain:
• Cengkeraman ban belakang
• Kemampuan menikung
• Kecepatan puncak
• Akselerasi
• Efektivitas aerodinamika
Menurut Quartararo, permasalahan tersebut membuat Yamaha sulit bersaing secara konsisten melawan rival-rival utama mereka.
Bahkan setelah sejumlah pengembangan dilakukan sepanjang musim, ia merasa belum melihat respons yang cukup cepat dari pihak pabrikan.
Baca Juga: Cegah Pelanggaran Internal, Bidpropam Polda Sulteng Intensifkan Gaktibplin Personel
“Saya belum melihat reaksi yang benar-benar signifikan dari Yamaha,” ujarnya.
Yamaha Fokus ke Era Mesin 850cc
Quartararo memahami bahwa Yamaha saat ini berada dalam situasi yang tidak mudah. Selain harus memperbaiki motor V4 untuk musim berjalan, pabrikan Jepang juga harus mempersiapkan motor baru sesuai regulasi MotoGP 2027 yang akan menggunakan mesin 850cc.
Karena itu, ia tidak terlalu optimistis akan ada pembaruan besar yang mampu mengubah performa Yamaha secara drastis sebelum musim berakhir.
Baca Juga: Audi Q7 Baru Bisa Mendeteksi Bahaya dan Menghubungi Layanan Darurat Otomatis
“Kami memang terlambat memulai proyek V4. Pada saat yang sama mereka juga harus menyiapkan motor 850cc untuk tahun depan,” jelasnya.
“Saya rasa kami tidak akan melihat perubahan besar lagi musim ini.”
Rumor Honda Menguat, Jorge Martin Disebut Pengganti
Di tengah ketidakpuasan terhadap perkembangan Yamaha, rumor kepindahan Quartararo semakin kencang beredar di paddock MotoGP.
Baca Juga: Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, ART: Jangan Terlalu Cepat Menghakimi!
Beberapa laporan menyebut pembalap Prancis itu telah mencapai kesepakatan dengan Honda untuk musim 2027, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi.
Sementara itu, Yamaha dikabarkan tengah mengincar juara dunia bertahan Jorge Martin sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Quartararo.
Jika skenario tersebut benar terjadi, maka musim 2026 akan menjadi bab terakhir salah satu kemitraan paling sukses dalam sejarah Yamaha modern.
Baca Juga: 10 Buah Eksotis Paling Populer di Dunia dan Risiko Tersembunyinya
Akhir Pekan Hungaria Menambah Frustrasi
Pernyataan Quartararo muncul setelah akhir pekan yang mengecewakan di MotoGP Hungaria 2026.
Pembalap Yamaha itu gagal meraih poin setelah mengalami masalah cengkeraman ban belakang yang membuatnya keluar lintasan beberapa kali.
Kesalahan tersebut berujung pada dua penalti long-lap sebelum akhirnya ia memutuskan mundur dari balapan dan tercatat gagal finis.
Hasil tersebut semakin menegaskan betapa sulitnya situasi yang sedang dihadapi Quartararo dan Yamaha menjelang paruh akhir musim.***





