Buah Memang Sehat, Tapi 6 Jenis Ini Bisa Membuat Asupan Gula Anda Melonjak

Buah Memang Sehat, Tapi 6 Jenis Ini Bisa Membuat Asupan Gula Anda Melonjak
Menurut Dokter ada 6 buah yang sebaiknya dibatasi saat diet menurunkan berat badan (Pexels)

KESEHATAN – Buah selama ini dikenal sebagai makanan sehat yang kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Namun, tidak semua buah ideal dikonsumsi dalam jumlah besar ketika Anda sedang menjalani program penurunan berat badan.

Menurut dokter naturopati Janine Bowring, beberapa jenis buah mengandung kadar gula alami yang cukup tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah dan memperlambat proses penurunan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Real Madrid Cari Klub Baru untuk Wonderkid Argentina Franco Mastantuono

Meski demikian, bukan berarti buah-buah tersebut harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya adalah memahami porsinya dan mengombinasikannya dengan pola makan yang seimbang.

Berikut enam buah yang disarankan untuk dibatasi selama menjalani diet menurunkan berat badan.

1. Pisang
Pisang menjadi salah satu buah paling populer karena praktis dan mengenyangkan. Namun, kandungan gula alaminya tergolong cukup tinggi.

Baca Juga: BNI Pastikan Dana Nasabah KC Parigi Rp3,3 Miliar Dikembalikan

Satu buah pisang ukuran sedang mengandung lebih dari 15 gram gula alami. Meski demikian, pisang juga kaya serat, vitamin C, vitamin B6, dan kalium yang penting bagi kesehatan tubuh.

Bowring menyarankan memilih pisang yang masih sedikit hijau karena mengandung pati resisten lebih tinggi. Jenis karbohidrat ini bekerja layaknya serat sehingga lebih lambat dicerna dan dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

2. Ceri
Buah mungil berwarna merah ini dikenal memiliki rasa manis yang menyegarkan. Namun, satu cangkir ceri mengandung sekitar 19 gram gula alami.

Baca Juga: Gema Bangsa Sulteng Optimistis Lolos Verifikasi 2027 Usai Gelar Rapimwil di Palu

Di sisi lain, ceri kaya akan antioksidan polifenol yang membantu melawan peradangan dan menjaga kesehatan jantung. Kandungan melatoninnya juga dipercaya dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Selain itu, ceri mengandung salisilat alami yang kerap dikaitkan dengan manfaat untuk membantu mengurangi nyeri sendi.

3. Buah Kering
Kismis, kurma kering, aprikot kering, hingga cranberry kering sering dianggap sebagai camilan sehat. Namun, banyak produk buah kering yang beredar di pasaran mengandung tambahan gula sehingga kalorinya jauh lebih tinggi dibandingkan buah segar.

Baca Juga: Cegah Pelanggaran Internal, Bidpropam Polda Sulteng Intensifkan Gaktibplin Personel

Karena kandungan gulanya yang lebih terkonsentrasi, buah kering dapat menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat. Meski demikian, buah kering tanpa tambahan gula tetap dapat menjadi pilihan camilan sehat karena kaya serat dan antioksidan.

Konsumen disarankan untuk selalu memeriksa label kemasan sebelum membeli produk buah kering.

4. Anggur
Anggur merupakan sumber vitamin C, vitamin K, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung serta membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Baca Juga: Audi Q7 Baru Bisa Mendeteksi Bahaya dan Menghubungi Layanan Darurat Otomatis

Namun, satu cangkir anggur mengandung sekitar 15 gram gula alami. Karena itu, konsumsi anggur secara berlebihan saat menjalani program diet dapat meningkatkan asupan kalori harian tanpa disadari.

Mengontrol porsi menjadi langkah penting jika tetap ingin menikmati buah yang satu ini.

5. Mangga
Mangga dikenal sebagai salah satu buah tropis favorit karena rasanya yang manis dan kaya nutrisi. Buah ini mengandung vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serta serat yang baik untuk kesehatan.

Baca Juga: Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, ART: Jangan Terlalu Cepat Menghakimi!

Meski kaya manfaat, kandungan gula alami mangga tergolong tinggi. Dalam satu buah mangga ukuran besar, kandungan gula bisa mencapai sekitar 46 gram.

Untuk membantu mengurangi dampak lonjakan gula darah, para ahli menyarankan mengonsumsi mangga bersama sumber protein seperti yogurt Yunani atau kacang-kacangan.

6. Nanas
Nanas terkenal karena kandungan vitamin C, mangan, dan antioksidan yang mendukung sistem imun serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 10 Buah Eksotis Paling Populer di Dunia dan Risiko Tersembunyinya

Namun, satu cangkir nanas mengandung lebih dari 16 gram gula alami. Oleh karena itu, meski sehat, konsumsi nanas tetap perlu dibatasi jika target utama Anda adalah mengurangi asupan gula dan mempercepat penurunan berat badan.

Mengombinasikannya dengan sumber protein atau lemak sehat dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Kunci Diet Bukan Menghindari Buah, Tetapi Mengontrol Porsi
Para ahli menegaskan bahwa buah tetap merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dimilikinya memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Namun, bagi mereka yang sedang fokus menurunkan berat badan, memahami kandungan gula alami pada buah dan mengontrol porsinya menjadi langkah yang lebih penting dibandingkan menghindarinya sepenuhnya. Dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup, buah tetap dapat menjadi sahabat terbaik dalam perjalanan menuju berat badan ideal.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *