PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, meminta aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan tragis yang menimpa satu keluarga di Jalan Sungai Manonda, Lorong PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Minggu (26/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut merenggut nyawa Jamil (30) dan putranya yang masih berusia dua tahun, Riski. Sementara itu, istri korban, Nur Hanisa (23), mengalami luka-luka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.
Baca Juga: Awal Sempurna! Indonesia Gilas Kamboja 5-1, Mitchell Baker Langsung Cetak Hattrick
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang mengguncang masyarakat Sulawesi Tengah tersebut. Ia menilai peristiwa itu menjadi duka besar, terlebih karena seorang balita turut menjadi korban.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum Jamil dan ananda Riski mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara Ibu Nur Hanisa diberikan kekuatan, kesembuhan, dan ketabahan untuk melewati cobaan yang sangat berat ini,” ujar Anwar Hafid.
Selain menyampaikan belasungkawa, Gubernur juga meminta jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, khususnya Polresta Palu, untuk mengerahkan seluruh kemampuan dalam mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Baca Juga: Penjaminan Rekening di Sulteng Tembus 99,98 Persen, Lampaui Capaian Nasional
Menurutnya, pelaku harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku agar rasa keadilan bagi keluarga korban dapat ditegakkan.
“Ini adalah kejahatan yang sangat keji dan telah merenggut nyawa orang yang tidak bersalah, termasuk seorang anak yang baru berusia dua tahun. Saya meminta aparat kepolisian bergerak cepat, mengusut tuntas kasus ini, dan segera menangkap pelakunya agar rasa keadilan bagi keluarga korban dapat ditegakkan,” tegasnya.
Anwar Hafid juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: 68 Petani Sawit Morowali Dilatih BPBD dan BBPP Batangkaluku Bikin Pupuk Organik
Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting guna mempercepat proses penyelidikan dan membantu aparat mengungkap identitas pelaku.
Ia menegaskan sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci agar pelaku dapat segera diamankan serta tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjut Anwar Hafid, akan terus mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum dalam mengusut kasus tersebut hingga tuntas demi memberikan keadilan kepada keluarga korban dan menjaga rasa aman masyarakat.***





