AMERIKA – Jon Bon Jovi terpaksa mengakhiri konsernya di Madison Square Garden, New York, lebih cepat dari jadwal setelah mengalami gangguan kesehatan akibat infeksi sinus.
Penampilan yang menjadi bagian dari tur ‘Forever’ itu hanya berlangsung sekitar 90 menit sebelum akhirnya dihentikan.
Baca Juga: Penampilan Gemilang di Piala Dunia Berbuah Manis, Vozinha Temukan Klub Baru
Konser yang digelar pada Kamis (23 Juli) tersebut merupakan malam kedelapan dari rangkaian sembilan pertunjukan Bon Jovi di venue ikonik itu. Namun, di tengah penampilan, sang vokalis memutuskan untuk menghentikan konser demi menjaga kondisinya.
Jon Bon Jovi Minta Penggemar Simpan Tiket
Sebelum meninggalkan panggung, Jon Bon Jovi menyampaikan permintaan maaf sekaligus pesan yang memberi harapan kepada para penggemar.
“Jangan buang sobekan tiket kalian, saya akan mencari solusi, oke? Simpan saja, kita akan mencari cara untuk menjadwal ulang.”
Baca Juga: Ribuan Orang Bernyanyi Bersama Enau di Acara Penutupan Festival Danau Lindu
Usai menyampaikan pesan tersebut, Bon Jovi memeluk para personel bandnya sebelum mengacungkan jempol kepada ribuan penonton yang memberikan tepuk tangan meriah saat ia berjalan meninggalkan panggung.
Momen itu pun langsung beredar luas di media sosial dan menuai banyak dukungan dari para penggemar.
Infeksi Sinus Jadi Penyebab Konser Berakhir Lebih Cepat
Perwakilan Bon Jovi kemudian mengonfirmasi bahwa konser dihentikan karena Jon Bon Jovi sedang berjuang melawan infeksi sinus.
Baca Juga: Muscam III Golkar Morut Dihadiri Koordinator Wilayah, Warda: Gas Full Lagi
Dalam pernyataan resminya, pihak manajemen menjelaskan bahwa sang musisi telah menyampaikan kondisi tersebut secara langsung kepada para penonton.
“Jon Bon Jovi berbicara dari atas panggung dan memberi tahu para penggemar bahwa dia sedang berjuang melawan infeksi sinus yang menyebabkan pertunjukan berakhir lebih awal.”
Pihak manajemen juga menegaskan bahwa Jon sangat bahagia bisa kembali tampil bersama Bon Jovi dalam rangkaian konser di Madison Square Garden dan informasi mengenai jadwal pengganti akan diumumkan setelah kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Dorong Hilirisasi dan Alih Teknologi Lewat Kemitraan dengan Sichuan
Konser Penutup dan Tur Eropa Masih Dinantikan
Bon Jovi dijadwalkan menutup rangkaian konser mereka di Madison Square Garden pada Minggu (26 Juli).
Setelah itu, band legendaris asal Amerika Serikat tersebut akan melanjutkan tur ‘Forever’ ke Inggris dan Irlandia.
Rangkaian konser Eropa dijadwalkan dimulai di Stadion Murrayfield, Edinburgh pada 28 Agustus, dilanjutkan ke Croke Park, Dublin pada 30 Agustus, sebelum tampil di Stadion Wembley, London pada 4 September.
Baca Juga: Anwar Hafid Gunakan Dana Pribadi Bangun Jembatan Gantung di Desa Masungkang
Tingginya antusiasme penggemar bahkan membuat Bon Jovi menambah dua jadwal konser di Wembley setelah tiket pertunjukan sebelumnya ludes terjual.
Tur Pertama Sejak Operasi Pita Suara
Tur ‘Forever’ menjadi momen istimewa bagi Jon Bon Jovi karena merupakan tur besar pertamanya sejak menjalani operasi rekonstruksi pita suara pada 2022.
Sejak kembali ke atas panggung, Jon beberapa kali mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat bernyanyi lagi bersama para personel Bon Jovi di hadapan ribuan penggemar.
Baca Juga: Malam Ini, Enau “Sesi Potret” akan Nyanyi di Tepi Danau Lindu
Meski konser di Madison Square Garden harus berakhir lebih cepat, banyak penggemar berharap kondisi Jon segera pulih sehingga seluruh jadwal tur berikutnya dapat berlangsung sesuai rencana.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kesehatan tetap menjadi prioritas, bahkan bagi musisi sekelas Jon Bon Jovi. Para penggemar kini menantikan kabar terbaru mengenai jadwal pengganti konser sekaligus berharap sang legenda rock segera pulih untuk melanjutkan tur dunianya.***





