KESEHATAN – Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Karena itu, banyak orang mulai memperhatikan pola makan demi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Selain mengurangi konsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh, para ahli juga menilai penting untuk menambahkan makanan yang kaya senyawa pelindung jantung ke dalam menu harian.
Baca Juga: Masa Depan Modric di Milan Terancam, Rossoneri Menunggu Keputusan Sang Maestro
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Food Bioscience mengungkap bahwa beberapa tanaman khas diet Mediterania memiliki potensi besar dalam membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ilmuwan dari Universitat Autònoma de Barcelona (UAB), Spanyol.
Diet Mediterania Kembali Jadi Sorotan
Diet Mediterania selama ini dikenal sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia.
Baca Juga: Lapas Palu Bantah Warga Binaan Kendalikan Sabu 50 Gram yang Diungkap Polda Sulteng
Pola makan ini menekankan konsumsi:
• makanan utuh,
• sayur dan buah segar,
• minyak zaitun,
• kacang-kacangan,
• ikan,
• serta membatasi gula dan makanan ultra olahan.
Dalam penelitian terbaru ini, para ilmuwan meneliti senyawa bioaktif dari beberapa tanaman yang umum digunakan dalam pola makan Mediterania.
Fokus utama mereka adalah melihat bagaimana senyawa tersebut bekerja sebagai:
• antioksidan,
• antiinflamasi,
• pelindung pembuluh darah,
• serta pengatur metabolisme lemak.
Baca Juga: Kendalikan dari Dalam Lapas, Kurir Sabu 50 Gram Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sulteng
6 Makanan yang Disebut Baik untuk Kesehatan Jantung
Para peneliti memilih enam tanaman yang dinilai memiliki manfaat perlindungan kardiovaskular paling kuat.
Berikut daftarnya:
1. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa aktif seperti allicin dan diallyl trisulfide yang dikenal memiliki efek antiinflamasi dan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Bahan dapur ini juga dipercaya membantu:
• menurunkan tekanan darah,
• mengontrol kolesterol,
• dan meningkatkan sirkulasi darah.
Baca Juga: Polda Kalteng Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi, Tersangkanya 9 Orang
2. Hawthorn
Tanaman hawthorn mungkin belum terlalu populer di Indonesia, tetapi sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Eropa.
Hawthorn mengandung:
• quercetin,
• apigenin,
• dan asam klorogenik, yang diketahui memiliki efek antioksidan tinggi dan membantu menjaga fungsi jantung.
3. Saffron
Saffron atau kunyit merah dikenal sebagai salah satu rempah termahal di dunia.
Baca Juga: Terima Kunjungan Studi Tiru, FKUB Sulteng Paparkan Strategi Menjaga Kerukunan
Penelitian menemukan bahwa saffron mengandung crocin dan safranal yang berpotensi membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif yang berkaitan dengan penyakit jantung.
Selain itu, saffron juga dikaitkan dengan efek positif terhadap suasana hati dan kesehatan otak.
4. Zaitun
Zaitun dan minyak zaitun menjadi salah satu simbol utama diet Mediterania.
Baca Juga: Kelompok Perempuan Maju Jaya Desa Rio Mukti, Belajar Kelola Keuangan Usaha
Buah ini kaya akan:
• asam oleat,
• oleuropein,
• hidroksitirosol,
• dan oleacein.
Senyawa tersebut diketahui membantu menjaga kadar kolesterol baik dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
Tak heran jika konsumsi minyak zaitun sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Baca Juga: Oli Sykes Ungkap Kisah Emosional di Balik Tradisi Bring Me The Horizon
5. Rosemary
Rosemary bukan hanya sekadar rempah aromatik untuk masakan. Tanaman ini mengandung asam rosmarinik dan asam karnosik yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Para peneliti percaya rosemary dapat membantu melindungi pembuluh darah dan mengurangi risiko penumpukan plak di arteri.
6. Anggur
Anggur, terutama anggur merah, mengandung resveratrol—senyawa yang sangat terkenal dalam penelitian kesehatan jantung.
Baca Juga: 5 Makanan Rendah Kalori yang Bisa Membantu Turunkan Berat Badan Lebih Cepat
Resveratrol dipercaya membantu:
• melindungi sel tubuh dari kerusakan,
• meningkatkan kesehatan pembuluh darah,
• dan mengurangi peradangan.
Namun para ahli tetap mengingatkan bahwa manfaat tersebut lebih baik diperoleh dari buah anggur segar dibanding konsumsi alkohol berlebihan.
Bagaimana Makanan Ini Melindungi Jantung?
Para peneliti menemukan bahwa senyawa aktif dalam enam tanaman tersebut berpotensi membantu melawan aterosklerosis.
Baca Juga: Tawaran Fantastis! Luis Enrique Jadikan Julian Alvarez Target Utama PSG Musim Panas Ini
Aterosklerosis adalah kondisi ketika plak menumpuk di arteri sehingga pembuluh darah menjadi sempit dan keras.
Kondisi ini menjadi salah satu penyebab utama:
• serangan jantung,
• stroke,
• dan penyakit jantung koroner.
Dengan membantu mengurangi peradangan dan melindungi pembuluh darah, makanan-makanan tersebut diyakini dapat membantu menurunkan risiko gangguan kardiovaskular serius.
Baca Juga: Ketua DPRD Morut Apresiasi Kegiatan UKW, Dorong Pemberitaan Kritik Membangun
Penelitian Masih Terus Berlanjut
Meski hasil penelitian terlihat menjanjikan, para ilmuwan menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
Mereka ingin memahami:
• keamanan penggunaan jangka panjang,
• dosis ideal,
• interaksi antar senyawa,
• serta efektivitasnya dibanding obat-obatan modern.
Para peneliti juga mengingatkan bahwa label “alami” tidak otomatis berarti aman untuk semua orang.
Karena itu, penggunaan ekstrak tumbuhan atau suplemen tetap perlu didukung penelitian klinis yang kuat.***





