SPANYOL – Performa Marc Marquez mulai menunjukkan tanda positif usai menjalani tes resmi MotoGP Jerez Test 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team itu mengaku “senang” dengan sejumlah pengembangan baru pada motor GP26, terutama di sektor aerodinamika dan sasis.
Tes ini menjadi momentum penting bagi Marquez setelah kekecewaan di MotoGP Spanyol 2026, di mana ia gagal finis akibat kecelakaan dan kini tertinggal 44 poin dari pimpinan klasemen, Marco Bezzecchi.
Baca Juga: Flick Desak Barcelona Cari Partner Ideal untuk Yamal, Dua Bek Sayap Masuk Radar
Upgrade Aerodinamika dan Sasis Jadi Sorotan
Dalam sesi uji coba yang berlangsung intens, Marquez menjajal berbagai komponen baru, termasuk fairing terbaru, aerodinamika di area lengan ayun, serta sasis yang telah dimodifikasi. Hasilnya cukup menjanjikan.
Ia bahkan sempat mencatat waktu tercepat 1 menit 36,277 detik pada sesi siang dan mengakhiri hari sebagai pembalap Ducati tercepat, hanya kalah dari dominasi Aprilia.
“Sekarang saya mulai merasa lebih percaya diri dengan bagian depan motor, terutama di tikungan kiri dan kanan,” ungkap Marquez.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Sederhana Terbukti Efektif Turunkan Tekanan Darah, Ini Rekomendasi Ahli
Menurutnya, peningkatan ini penting karena menyasar titik lemah tanpa mengorbankan kekuatan utama, yakni kecepatan saat menikung.
Fisik Prima, Kerja Maksimal
Meski baru saja mengalami kecelakaan sehari sebelumnya, Marquez tampil bugar dengan menyelesaikan total 68 lap sepanjang tes.
Ia bahkan sempat berkelakar bahwa kegagalan finis di balapan justru membuatnya lebih segar untuk menjalani tes.
Baca Juga: Misteri Billboard Terungkap, The Rolling Stones Siapkan Album Baru 2026
Ducati Fokus Benahi Aerodinamika
Manajer tim Davide Tardozzi menegaskan bahwa pengembangan aerodinamika menjadi prioritas utama Ducati saat ini.
Ia menyebut Marquez sudah cukup puas dengan arah pengembangan tersebut, meski situasi berbeda dialami rekan setimnya, Francesco Bagnaia.
“Marc senang dengan konfigurasi baru ini. Kami menemukan sesuatu yang menarik. Tapi Pecco masih punya beberapa pertanyaan,” ujar Tardozzi.
Baca Juga: Sarifuddin Sudding Dorong Sinergi Legislatif dan APH di Sulteng Berjalan Baik
Bagnaia Masih Cari Solusi
Bagnaia, yang juga gagal finis di balapan utama, menyelesaikan tes di posisi ke-10, terpaut 0,727 detik dari Ai Ogura.
Fokusnya kini berbeda dengan Marquez. Jika Marquez menitikberatkan pada kecepatan menikung, Bagnaia lebih ingin meningkatkan performa saat pengereman dan masuk tikungan.
“Kami membuat langkah kecil hari ini, terutama dari sisi aerodinamika. Tapi kami masih perlu memahami motor ini lebih dalam,” kata Bagnaia.
Menuju Le Mans dengan Optimisme Baru
Hasil tes di Jerez memberi harapan bagi Ducati untuk tampil lebih kompetitif di seri berikutnya. Dengan arah pengembangan yang mulai jelas, Marquez optimistis bisa memangkas ketertinggalan di klasemen MotoGP.***





