INGGRIS – Mick Jagger membuka peluang lahirnya film biografi The Rolling Stones, menyusul semakin populernya film yang mengangkat kisah para legenda musik dunia.
Sang vokalis mengaku tertarik melihat perjalanan band rock ikonik tersebut diadaptasi ke layar lebar, meski masih belum menentukan bagian mana dari sejarah panjang mereka yang layak dijadikan fokus cerita.
Baca Juga: Daftar 5 Pemain Paling Bersinar di Laga Terakhir Fase Grup Piala Dunia 2026
Dalam wawancara terbarunya bersama GQ, Jagger ditanya apakah The Rolling Stones pantas mendapat perlakuan serupa seperti proyek ambisius empat film The Beatles garapan sutradara Sam Mendes.
Alih-alih menolak, musisi berusia 82 tahun itu justru memberikan sinyal positif.
“Ya, itu menarik minat saya,” kata Jagger.
Namun, ia enggan mengungkapkan konsep yang ada di benaknya.
Baca Juga: Irwan Lapatta Somasi Bupati Sigi Gegara Disebut Ada Kasus di Kejaksaan Tinggi
“Saya tidak ingin memberi tahu semuanya, tetapi saya sudah punya gambaran bagaimana saya melihatnya.”
Film Biografi Tak Harus Menceritakan Seluruh Perjalanan
Menurut Jagger, film biografi tidak harus mengisahkan seluruh perjalanan hidup seorang musisi. Justru, memilih satu periode penting dalam karier sering kali menghasilkan cerita yang lebih kuat dan emosional.
Ia mencontohkan film A Complete Unknown, yang mengangkat kisah Bob Dylan saat beralih dari musik folk ke musik elektrik pada awal kariernya.
Baca Juga: Hanya 15 Menit Olahraga Setiap Hari, Ini Dampak Besarnya bagi Tubuh dan Mental
“Ketika membuat film biografi, biasanya Anda hanya mengambil satu potongan penting dari kehidupan seseorang. Yang paling penting adalah menentukan momen mana yang benar-benar menarik untuk diceritakan,” jelas Jagger.
Ia menilai pendekatan seperti itu mampu menghadirkan narasi yang lebih fokus dibanding mencoba merangkum perjalanan puluhan tahun dalam satu film.
Sejarah The Rolling Stones Terlalu Panjang
Saat ditanya periode mana dari perjalanan The Rolling Stones yang paling layak diangkat ke layar lebar, Jagger mengakui belum memiliki jawaban pasti.
Baca Juga: Pimpin Upacara Harganas, Anwar Hafid Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan Anak
“Saya belum tahu bagian mana yang akan dipilih, karena sejarah kami sangat panjang.”
Pernyataan tersebut tidak mengherankan mengingat The Rolling Stones telah berkarya selama lebih dari enam dekade dan melewati berbagai fase penting, mulai dari kebangkitan era British Invasion, perubahan formasi, tur dunia, hingga menjadi salah satu band rock paling sukses sepanjang masa.
Jagger Bukan Orang Baru di Dunia Film
Mick Jagger sendiri memiliki pengalaman di industri perfilman. Ia pernah menjadi produser film biografi James Brown, Get On Up (2014), yang dibintangi Chadwick Boseman sebagai legenda soul tersebut.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Lima Kejutan yang Jadi Sorotan di Laga Terakhir Fase Grup
Film garapan sutradara Tate Taylor itu diproduseri Jagger bersama Brian Grazer, Victoria Pearman, dan Taylor sendiri. Dalam film tersebut, aktor Nick Eversman juga sempat memerankan sosok Mick Jagger dalam sebuah penampilan singkat.
Pengalaman tersebut membuat Jagger memahami tantangan dalam mengadaptasi kisah musisi legendaris ke layar lebar, termasuk memilih periode kehidupan yang paling dramatis untuk dijadikan pusat cerita.***





