KESEHATAN – Bagi sebagian orang, kopi hitam adalah pilihan terbaik untuk memulai hari. Namun, tidak sedikit pula yang lebih menyukai kopi dengan tambahan susu karena rasanya lebih lembut dan creamy.
Ternyata, menambahkan susu ke dalam kopi bukan hanya soal cita rasa. Menurut para ahli gizi, kombinasi kopi dan susu juga dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan asupan nutrisi hingga membantu meredakan gangguan pencernaan.
Baca Juga: Rekor Baru Menanti Mbappe! Pakar Prediksi Bintang Prancis Lampaui Messi dan Ronaldo
Berikut empat manfaat menambahkan susu ke dalam kopi yang perlu Anda ketahui.
1. Menambah Asupan Vitamin dan Mineral
Kopi sendiri sudah mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), magnesium, kalium, serta antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Namun, menurut ahli gizi Lindsay Delk, RD, RDN, menambahkan susu membuat secangkir kopi menjadi lebih bernutrisi.
Baca Juga: The Masters of Reality, Buku Resmi Black Sabbath Siap Dirilis dengan Foto dan Arsip Langka
Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot. Dengan begitu, secangkir kopi susu tidak hanya memberikan energi, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
2. Memberikan Tambahan Protein di Pagi Hari
Sarapan yang mengandung protein diketahui mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus membantu menjaga massa otot.
Susu mengandung sekitar 8 gram protein per cangkir, sehingga menambahkannya ke dalam kopi dapat menjadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan protein, terutama bagi Anda yang tidak sempat menyantap sarapan berat.
Baca Juga: Prediksi Laga Panas Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia FIFA 2026
Protein juga berperan dalam proses pembentukan otot, pemulihan jaringan tubuh, dan menjaga metabolisme tetap optimal.
3. Membantu Melawan Peradangan
Salah satu manfaat yang paling menarik berasal dari kombinasi antara polifenol dalam kopi dan protein yang terkandung di dalam susu.
Polifenol merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan di dalam tubuh.
Baca Juga: Srikandi LMP Parigi Moutong Selpina Basrin, Bantu Bibit Jagung Petani Desa Lobu Mandiri
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ketika polifenol kopi dikombinasikan dengan protein susu, efek antiinflamasinya menjadi lebih kuat dibandingkan jika polifenol bekerja sendiri.
Temuan tersebut membuka peluang bahwa kopi susu tidak hanya menjadi minuman favorit, tetapi juga berpotensi mendukung kesehatan tubuh dengan membantu mengurangi peradangan yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.
4. Lebih Ramah untuk Lambung
Bagi sebagian orang, kopi hitam dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung, seperti nyeri ulu hati, refluks asam, atau sensasi panas di dada.
Baca Juga: Buya Subi Festival 2026 Dibuka, Wagub Sulteng Dorong Tenun Donggala Mendunia
Menambahkan susu dapat membantu meningkatkan tingkat pH kopi sehingga minuman tersebut menjadi lebih rendah keasamannya.
Jika Anda sensitif terhadap kopi, pilihan lain seperti susu almond, susu oat, atau susu nabati lainnya juga dapat menjadi alternatif yang lebih ramah bagi sistem pencernaan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu almond yang bersifat lebih basa dapat membantu menetralkan tingkat keasaman kopi sehingga lebih nyaman dikonsumsi oleh orang dengan gangguan lambung tertentu.
Baca Juga: HUT Banggai ke-66, Gubernur Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Daerah
Nikmati Kopi dengan Bijak
Menambahkan susu ke dalam kopi dapat menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin memperoleh manfaat nutrisi tambahan sekaligus mengurangi tingkat keasaman minuman tersebut.
Namun, agar manfaatnya tetap optimal, hindari penggunaan gula berlebihan atau krimer tinggi lemak dan pilih susu rendah lemak atau susu tanpa pemanis sesuai kebutuhan.
Pada akhirnya, baik kopi hitam maupun kopi susu sama-sama dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.***





