INGGRIS – Cal Crutchlow kembali mencuri perhatian di paddock MotoGP 2026. Meski menegaskan bahwa dirinya tidak berniat kembali menjadi pembalap penuh waktu, mantan pemenang balapan MotoGP itu membuka peluang untuk menjalani peran baru sebagai pembalap penguji di masa depan.
Kembalinya Crutchlow ke lintasan MotoGP terjadi setelah bos LCR Honda, Lucio Cecchinello, memintanya menggantikan Johann Zarco yang harus menepi akibat cedera ligamen lutut serius yang dialami pada GP Catalunya.
Baca Juga: Arteta Jatuh Hati pada Kenan Yildiz, Arsenal Siap Keluarkan Dana Besar
Awalnya, pembalap asal Inggris tersebut menolak tawaran tersebut. Namun setelah mempertimbangkannya, Crutchlow akhirnya menerima tantangan untuk membantu LCR Honda dan kembali mengaspal di kelas premier.
Meski comeback-nya memunculkan spekulasi soal kemungkinan kembali balapan secara permanen, Crutchlow langsung menepis rumor tersebut.
“Saya tidak akan kembali balapan penuh waktu tahun depan. Saya tidak melakukan ini untuk itu,” ujar Crutchlow.
Baca Juga: Ariana Grande Geram, Musiknya Dipakai untuk Promosi Kebijakan Imigrasi Trump
Meski demikian, pria berusia 40 tahun tersebut tidak menutup pintu untuk peluang lain di MotoGP, terutama dalam bidang pengembangan motor.
“Jika ini mengarah ke sesuatu yang lain, tidak masalah. Mungkin mengendarai motor sebagai tester, saya tidak tahu,” tambahnya.
Pengalaman Panjang Jadi Kekuatan Utama
Setelah memutuskan pensiun dari balapan reguler pada akhir musim 2020, Crutchlow langsung bergabung dengan Yamaha sebagai pembalap penguji. Dalam peran tersebut, ia juga beberapa kali tampil sebagai wildcard maupun pembalap pengganti dengan total 11 penampilan balapan.
Baca Juga: Persiapan Pilgub? Tinggalkan Hanura, Hadianto Dikabarkan Gabung Partai Mantan Gubernur Sulteng
Penampilan terakhirnya bersama Yamaha terjadi di MotoGP Jepang 2023 di Motegi. Namun komplikasi cedera pasca-operasi tangan membuat karier pengujiannya terhenti.
Kini, tugas pengembangan Yamaha M1 telah diambil alih oleh Andrea Dovizioso bersama Augusto Fernandez untuk musim 2026.
Meski sudah lama meninggalkan kompetisi reguler, Crutchlow merasa kemampuannya masih cukup kompetitif untuk membantu proyek pengembangan motor MotoGP.
Baca Juga: Generasi Keempat Hyundai i20 Meluncur, Interior Digital dan Mesin Turbo Jadi Andalan
“Saya masih memiliki kemampuan untuk cukup kompetitif dan umpan balik yang saya berikan masih akurat,” jelasnya.
Menurut Crutchlow, hubungan baik yang telah terjalin lama dengan Honda menjadi salah satu alasan dirinya menikmati peran comeback bersama LCR.
“Tim LCR luar biasa. Saya menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama Honda dan hubungan kami selalu sangat baik. Mereka senang, saya juga senang,” katanya.
Baca Juga: Edukasi Lingkungan Sejak Dini, 50 Pelajar SD Tanam Ribuan Mangrove di Oncone Raya
Masih Akan Membela LCR Honda
Perjalanan comeback Crutchlow memang tidak berjalan mulus. Ia sempat mengalami masalah cedera otot saat MotoGP Italia di Mugello dan terpaksa mundur dari balapan.
Namun mantan pembalap Tech3 Yamaha, Ducati, dan LCR Honda tersebut berhasil kembali tampil di Balaton Park meski finis di posisi belakang pada dua balapan yang dijalaninya.
Dengan Johann Zarco yang hingga kini belum menjalani operasi pemulihan lutut, Crutchlow dipastikan masih akan memperkuat LCR Honda untuk seri berikutnya di Brno dan Assen.
Situasi ini membuka peluang bagi Crutchlow untuk terus menunjukkan kemampuannya sekaligus membuktikan bahwa pengalamannya masih sangat berharga bagi pengembangan motor MotoGP modern.***





