Sensasi Besar di Piala Dunia! Paraguay Hentikan Langkah Jerman Lewat Adu Penalti

Sensasi Besar di Piala Dunia! Paraguay Hentikan Langkah Jerman Lewat Adu Penalti
Jerman tumbang dramatis, Paraguay lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 (instagram/@albirroja)

AMERIKA – Paraguay menorehkan sejarah besar di Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Jerman pada babak 32 besar melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Stadion Boston.

Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar di fase gugur. Jerman yang datang sebagai juara Grup E harus mengakhiri langkah lebih cepat, sementara Paraguay yang lolos sebagai peringkat ketiga Grup D berhasil melanjutkan petualangannya ke babak 16 besar.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Brasil Lolos 16 Besar, Gol Kemenangan Diciptakan Pemain Pengganti

Laga berlangsung sengit sejak awal. Paraguay tampil disiplin dalam bertahan dan mampu mencuri gol di penghujung babak pertama.

Jerman kemudian menyamakan kedudukan setelah jeda, tetapi gagal memanfaatkan dominasi mereka hingga akhirnya tumbang dalam adu penalti.

Berikut lima poin penting dari pertandingan tersebut.

Baca Juga: The Rolling Stones Bakal Punya Film Biografi? Mick Jagger Beri Sinyal Positif

5. Gol Jonathan Tah Dianulir VAR
Momen paling kontroversial terjadi pada babak pertama perpanjangan waktu.

Jerman sempat mengira telah membalikkan keadaan ketika Jonathan Tah menyundul bola hasil sepak pojok ke gawang Paraguay.

Namun, setelah meninjau tayangan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena Waldemar Anton dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Orlando Gill saat proses terjadinya gol.

Baca Juga: Daftar 5 Pemain Paling Bersinar di Laga Terakhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Keputusan itu memicu perdebatan karena kontak yang terjadi dinilai sangat minim, tetapi wasit tetap pada keputusannya.

4. Jerman Dominan, tetapi Tumpul
Statistik menunjukkan dominasi penuh Jerman, terutama pada babak pertama.

Pasukan Julian Nagelsmann menguasai 79 persen penguasaan bola dan mencatat lebih dari 300 operan, sementara Paraguay hanya mampu membuat sekitar 55 operan. Namun dominasi tersebut tidak diiringi efektivitas di depan gawang.

Baca Juga: Irwan Lapatta Somasi Bupati Sigi Gegara Disebut Ada Kasus di Kejaksaan Tinggi

Jerman bahkan gagal mencatat satu pun tembakan tepat sasaran pada babak pertama dan hanya menghasilkan expected goals (xG) sebesar 0,14.

Sebaliknya, Paraguay tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan peluang yang mereka miliki.

3. Rekor Adu Penalti Jerman Akhirnya Berakhir
Selama sejarah Piala Dunia, Jerman dikenal sebagai salah satu tim terbaik dalam adu penalti.

Baca Juga: Hanya 15 Menit Olahraga Setiap Hari, Ini Dampak Besarnya bagi Tubuh dan Mental

Sebelum laga ini, Die Mannschaft selalu memenangkan empat adu penalti yang mereka jalani di Piala Dunia. Namun rekor sempurna tersebut akhirnya terhenti di tangan Paraguay.

Kiper Orlando Gill tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Jerman sekaligus memastikan kemenangan La Albirroja.

Sebaliknya, Paraguay mempertahankan rekor sempurna mereka dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.

Baca Juga: Pimpin Upacara Harganas, Anwar Hafid Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan Anak

2. Paraguay Tuntaskan Misi Balas Dendam
Kemenangan ini terasa semakin manis bagi Paraguay. Mereka akhirnya membalas kekalahan dari Jerman pada babak 16 besar Piala Dunia 2002, saat Die Mannschaft menang tipis 1-0 melalui gol Oliver Neuville.

Dua puluh empat tahun kemudian, sejarah berubah. Paraguay tampil disiplin, bertahan dengan sangat baik, dan menunjukkan mental luar biasa hingga akhirnya mengirim salah satu favorit juara pulang lebih awal.

1. Jose Canale Jadi Tembok Kokoh Paraguay
Meski penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan jatuh kepada pemain lain, Jose Canale layak disebut sebagai sosok paling berpengaruh bagi Paraguay.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Lima Kejutan yang Jadi Sorotan di Laga Terakhir Fase Grup

Bek berusia 29 tahun itu tampil luar biasa sepanjang 120 menit dengan mencatat 23 aksi bertahan. Ia membukukan 15 sapuan, lima tekel, serta memenangkan seluruh duel darat yang dihadapinya.

Tak hanya kokoh di lini belakang, Canale juga menjadi eksekutor penalti penentu yang memastikan Paraguay lolos ke babak berikutnya.

Penampilannya menjadi simbol perjuangan luar biasa Paraguay dalam meraih salah satu kemenangan paling bersejarah mereka di Piala Dunia.

Baca Juga: Peduli Kemanusiaan, Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu Salurkan Bantuan Korban Gempa Sigi

Keberhasilan menyingkirkan Jerman membuktikan bahwa semangat juang, disiplin bertahan, dan mental kuat masih menjadi senjata ampuh di panggung terbesar sepak bola dunia.

Paraguay kini melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Jerman harus pulang lebih cepat setelah gagal memanfaatkan dominasi permainan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *