Ucapannya Merendahkan Profesi Jurnalis, drg Herry Mulyadi Tulis Permintaan Maaf Terbuka

Ucapannya Merendahkan Profesi Jurnalis, drg Herry Mulyadi Tulis Permintaan Maaf Terbuka
Kadis DP2KB Sulteng yang juga eks Direktur RSUD Undata, drg Herry Mulyadi. (Foto: Dok FB).

PALU – Kepala Dinas DP2KB Provinsi Sulawesi Tengah yang juga eks Direktur RSUD Undata, drg Herry Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wartawan dan jurnalis di Kota Palu.

Permintaan maaf itu disampaikan menyusul pernyataannya saat sesi wawancara yang dinilai tidak pantas dan menyinggung profesi jurnalis.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: AJI Palu Kecam Eks Direktur RSUD Undata yang Sebut Jurnalis “Bodoh”

Dalam surat elektroniknya tertanggal 5 Mei 2026, Herry mengaku ucapannya yang menyebut kata “bodoh” kepada jurnalis Globalsulteng.com Rian Afdal, merupakan spontanitas. Kata dia, istilah tersebut biasa digunakan dalam konteks keakraban sehari-hari.

Namun demikian, ia menyadari ucapan itu keliru. Dianggap arogan, tidak menghormati profesi jurnalis, dan tidak mencerminkan sikap profesional.

“Saya sangat menyesali kekhilafan tersebut,” tulis Herry dalam suratnya.

Baca Juga: Wakapolda Sulteng Tekankan Kebebasan Pers dan Perlindungan Jurnalis

Sebagai bentuk tanggung jawab, ia menyatakan mencabut sepenuhnya ucapan tersebut. Ia berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.

Selain itu, Herry menegaskan akan lebih menghormati rekan-rekan media yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Baca Juga: Hendly Mangkali, Jurnalis yang Menjaga Kemanusiaan di Tengah Proses Hukum

Permohonan maafnya ia harapkan dapat menyelesaikan persoalan dengan baik, sekaligus memulihkan hubungan profesional dan persaudaraan antara dirinya dan insan pers di Kota Palu. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *