KESEHATAN – Vitamin D dikenal sebagai salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh. Tak hanya membantu memperkuat tulang, vitamin ini juga mendukung fungsi otot, sistem kekebalan tubuh, hingga kesehatan jantung.
Sayangnya, banyak orang masih mengalami kekurangan vitamin D, terutama mereka yang jarang terpapar sinar matahari atau memiliki pola makan yang kurang mengandung sumber vitamin D alami.
Baca Juga: Tutup Karier Internasional! Neymar Ungkap Alasan Pensiun dari Timnas Brasil
Para ahli menekankan bahwa kebutuhan vitamin D idealnya dipenuhi melalui kombinasi paparan sinar matahari, konsumsi makanan bergizi, dan suplemen bila memang diperlukan berdasarkan anjuran dokter.
Mengapa Vitamin D Sangat Penting?
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal sehingga berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.
Selain itu, vitamin ini juga mendukung fungsi otot sehingga membantu menjaga keseimbangan tubuh dan mengurangi risiko jatuh, terutama pada lansia.
Baca Juga: Lebih dari 30 Tahun Berlalu, Misteri ‘Heart Shaped Box’ Nirvana Akhirnya Terkuak
Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara kadar vitamin D yang rendah dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.
Meski demikian, para ahli masih terus meneliti seberapa besar manfaat peningkatan kadar vitamin D terhadap kesehatan jantung.
Banyak Orang Mengalami Kekurangan Vitamin D
Penelitian yang dipresentasikan dalam Sesi Ilmiah American Heart Association (AHA) menunjukkan bahwa banyak peserta membutuhkan asupan vitamin D lebih tinggi dibandingkan rekomendasi umum untuk mencapai kadar vitamin D yang dianggap optimal dalam darah.
Baca Juga: Gelombang Penolakan Meluas! UEFA Kini Didukung Inggris dan Prancis Lawan FIFA
Meski hasil penelitian tersebut membuka wawasan baru, para ahli menegaskan bahwa kebutuhan vitamin D setiap orang berbeda-beda. Karena itu, dosis suplemen tidak boleh disamaratakan tanpa pemeriksaan medis.
Cara Mendapatkan Lebih Banyak Vitamin D
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D setiap hari:
1. Rutin Berjemur di Bawah Sinar Matahari
Sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D alami. Pada hari yang cerah, paparan sinar matahari selama sekitar 10–15 menit pada pagi atau menjelang siang umumnya sudah membantu tubuh memproduksi vitamin D.
Baca Juga: Anwar Hafid Gandeng KPK Benahi Sektor Pertanahan, Konflik Agraria Jadi Sorotan
Kebutuhan paparan bisa berbeda tergantung warna kulit, lokasi geografis, musim, dan luas permukaan kulit yang terkena sinar matahari.
2. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D
Beberapa makanan yang menjadi sumber vitamin D antara lain:
• Ikan berlemak seperti salmon, sarden, tuna, dan makarel.
• Kuning telur.
• Hati sapi.
• Jamur tertentu yang terpapar sinar ultraviolet.
• Susu, yoghurt, sereal, dan jus yang diperkaya vitamin D.
• Keju dalam jumlah yang wajar.
Baca Juga: Parigi Moutong Perkuat Moderasi Beragama, FKUB Akan Dibentuk di 23 Kecamatan
Mengombinasikan makanan tersebut dengan pola makan bergizi seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan harian vitamin D.
3. Gunakan Suplemen Bila Diperlukan
Jika hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar vitamin D rendah, dokter dapat merekomendasikan suplemen dengan dosis yang sesuai.
Namun, mengonsumsi vitamin D secara berlebihan tanpa pengawasan medis tidak disarankan karena dapat menyebabkan penumpukan kalsium dalam darah (hiperkalsemia), meningkatkan risiko batu ginjal, hingga memengaruhi fungsi organ tubuh.
Baca Juga: Kontroversi Final Piala Dunia 2026, Bek Argentina Buka Fakta Sebenarnya
Jangan Asal Mengonsumsi Suplemen
Meski vitamin D memiliki banyak manfaat, bukan berarti semakin tinggi dosisnya akan semakin baik. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda berdasarkan usia, kondisi kesehatan, pola makan, dan tingkat paparan sinar matahari.
Karena itu, pemeriksaan kadar vitamin D melalui tes darah dapat menjadi langkah terbaik sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen dosis tinggi.***





