Sering Ada di Dapur, Tomat Ternyata Bisa Bantu Cegah Alzheimer

Sering Ada di Dapur, Tomat Ternyata Bisa Bantu Cegah Alzheimer
Ilustrasi, Tomat dapat memberikan efek anti penuaan dan perlindungan otak (Pixabay)

KESEHATAN – Seiring bertambahnya usia, banyak orang mulai khawatir terhadap risiko penurunan fungsi otak, terutama demensia dan penyakit Alzheimer.

Hingga kini, belum ada obat yang benar-benar mampu menyembuhkan Alzheimer, sehingga berbagai penelitian terus mencari cara alami untuk membantu melindungi kesehatan otak.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Xabi Alonso Minta Florian Wirtz, Chelsea Siap Pecahkan Rekor Transfer Klub

Kabar baiknya, penelitian terbaru menemukan bahwa makanan tertentu ternyata berpotensi membantu memperpanjang usia sekaligus melindungi otak dari kerusakan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Antioxidants mengungkap bahwa makanan kaya fitoena jenis karotenoid alami yang banyak ditemukan pada tomat dapat memberikan efek anti-penuaan dan perlindungan terhadap otak.

Tomat dan Karotenoid Disebut Bisa Lindungi Otak
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa fitoena membantu melawan radikal bebas dan penumpukan plak berbahaya di otak yang berkaitan dengan perkembangan penyakit Alzheimer.

Baca Juga: Merasa Prihatin, Ko Cui Rogoh Dana Pribadi Perbaiki 2,5 Km Jalan Rusak di Tolitoli

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan umur panjang sekitar 10 hingga 18,6 persen, serta pengurangan efek merusak plak otak hingga 30 sampai 40 persen.

Penelitian ini dipimpin oleh Paula Mapelli Brahm bersama tim dari University of Seville dan bekerja sama dengan tim yang dipimpin Marina Ezcurra dari University of Kent.

“Ini adalah hasil awal yang sangat menarik, dan kami ingin melanjutkan penelitian untuk memahami mekanisme yang menghasilkan efek tersebut,” kata Brahm dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Ingin Kulit Cerah Alami? Coba Tambahkan 8 Bahan Ini ke Smoothie Anda

Bukan Hanya Tomat, Ini Daftar Makanan Kaya Fitoena
Tomat memang menjadi salah satu sumber fitoena terbaik. Namun, para peneliti menjelaskan bahwa ada banyak makanan lain yang juga kaya akan karotenoid ini, di antaranya:

• Wortel
• Aprikot
• Paprika merah
• Jeruk
• Mandarin
• Markisa

Makanan-makanan tersebut diketahui mengandung antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh, salah satu faktor utama penuaan dan kerusakan sel.

Baca Juga: Nico Williams Masuk Radar Liverpool, Era Baru Anfield Segera Dimulai

Penelitian Disebut Temuan Baru
Para peneliti menyebut studi ini cukup unik karena diduga belum ada penelitian sebelumnya yang secara langsung menunjukkan hubungan antara fitoena dan peningkatan umur panjang.

Dalam penelitian, efek fitoena diuji pada organisme model bernama C. elegans. Hasilnya menunjukkan bahwa senyawa tersebut tidak bersifat toksik dan mampu membantu menurunkan stres oksidatif secara signifikan.

Tidak Hanya untuk Otak, Juga Baik untuk Kulit
Menariknya lagi, penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa fitoena dapat membantu melindungi tubuh dari efek buruk radiasi ultraviolet atau sinar UV yang dapat merusak kulit.

Baca Juga: Idul Adha Tahun Ini, Trinusa Group Bagikan 30 Ekor Sapi Kurban

Artinya, konsumsi makanan kaya fitoena bukan hanya baik untuk kesehatan otak dan umur panjang, tetapi juga berpotensi membantu menjaga kesehatan kulit.

Pola Makan Sehat Jadi Investasi Jangka Panjang
Meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan, temuan ini semakin memperkuat pentingnya pola makan sehat yang kaya buah dan sayuran berwarna cerah.

Mengonsumsi tomat, wortel, jeruk, dan makanan kaya antioksidan lainnya secara rutin bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan otak sekaligus mendukung kualitas hidup di usia lanjut.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *