PALU – Program Berani Sehat terus memberi dampak nyata bagi warga Sulawesi Tengah. Hingga April 2026, sebanyak 164.627 orang telah menikmati layanan berobat gratis cukup dengan KTP.
Program ini dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido.
Baca Juga: Wagub Reny Lamadjido Harapkan Perempuan Jadi Penggerak Pelestarian Budaya Kaili
Akses layanan terus diperluas, terutama untuk masyarakat kurang mampu. Data awal 2026 menunjukkan tren meningkat.
Januari tercatat 137.358 layanan. Februari sempat turun ke 129.961. Maret kembali naik menjadi 154.416. Dan April melonjak ke 164.627.
Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan dan kepercayaan masyarakat. Sejumlah daerah mencatat pemanfaatan tinggi.
Baca Juga: Reny Lamadjido: Validitas Data Kunci Keberhasilan Penurunan Stunting di Sulteng
Kabupaten Sigi mencapai 31.107 layanan. Kota Palu 29.588. Kabupaten Parigi Moutong 25.806. Daerah lain seperti Banggai, Donggala, dan Morowali juga terus meningkat.
Wakil Gubernur Sulteng, Reny Lamadjido menegaskan, Berani Sehat bukan sekadar layanan gratis. Program ini bertujuan membangun sistem kesehatan yang adil dan berkualitas.
“Masyarakat bisa berobat gratis hanya dengan KTP. Kami juga terus meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan,” ujarnya.
Baca Juga: Wagub Reny Lamadjido Harapkan Perempuan Jadi Penggerak Pelestarian Budaya Kaili
Pemerintah, kata dia, terus memperkuat fasilitas kesehatan. Tenaga medis ditambah. Sistem layanan juga dibenahi agar lebih cepat dan responsif, termasuk di wilayah terpencil.
Ia pun mengajak masyarakat ikut mendukung program ini. Dengan kolaborasi, layanan kesehatan yang merata bisa terwujud.
Baca Juga: Wagub Sulteng: Penulis Buku Pemimpin Era Globalisasi ala Gen Z Perempuan Hebat
Melalui Berani Sehat, pemerintah tidak hanya membuka akses berobat gratis. Lebih dari itu, program ini menghadirkan harapan baru bagi warga untuk hidup lebih sehat dan sejahtera. ***





