AMERIKA – Portugal gagal mengawali Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik (DR) Kongo.
Di balik hasil mengejutkan itu, Cristiano Ronaldo mencetak rekor baru, sementara Leopards mengukir sejarah dengan meraih poin pertama mereka di ajang Piala Dunia.
Baa Juga: PSI Sulteng Bergerak Bantu Korban Gempa, Salurkan 1.500 Paket Sembako di Sigi
Timnas Portugal harus puas berbagi angka dengan DR Kongo pada laga perdana Grup Piala Dunia FIFA 2026 di Houston.
Meski sempat unggul cepat, Selecao gagal mempertahankan keunggulan setelah tim Afrika tersebut tampil disiplin dan berhasil memaksakan hasil imbang 1-1.
Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah bagi DR Kongo yang kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974 dan sukses mengamankan poin perdana mereka di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Baca Juga: Tabligh Akbar 1 Muharram di Mamosalato, Warda Tegaskan Wakafkan Diri untuk Morowali Utara
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru
Meski gagal membawa Portugal meraih kemenangan, Cristiano Ronaldo tetap mencatatkan sejarah.
Kapten Portugal itu menjadi pemain non-kiper tertua yang tampil sebagai starter di pertandingan Piala Dunia.
Selain itu, Ronaldo juga menyamai pencapaian Lionel Messi sebagai pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
Baca Juga: Pemerintah Bergerak Cepat, Korban Gempa di Lima Desa Sigi Dapat Bantuan Darurat
Sayangnya, rekor tersebut tidak diiringi performa terbaik. Bermain penuh selama 90 menit, Ronaldo gagal mencetak gol dan hanya melepaskan dua tembakan yang semuanya melenceng dari sasaran.
Portugal Tumpul di Lini Depan
Portugal sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu hanya enam menit setelah pertandingan dimulai.
Namun setelah gol tersebut, tim asuhan Roberto Martinez justru kesulitan membongkar pertahanan rapat DR Kongo.
Baca Juga: Gempa Sulteng Magnitudo 6,7: Satu Warga Meninggal, Kerusakan Terparah di Kabupaten Sigi
Bahkan sepanjang pertandingan, Portugal hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran, yaitu gol pembuka mereka. Statistik expected goals (xG) Portugal juga hanya mencapai 0,64, lebih rendah dibandingkan DR Kongo yang mencatat 0,82 xG.
Joao Felix Tak Dimainkan
Salah satu keputusan yang menjadi sorotan adalah tidak dimainkannya Joao Felix.
Padahal, penyerang berusia 26 tahun itu baru menjalani musim luar biasa bersama Al-Nassr dengan torehan 20 gol dan 13 assist dalam 33 pertandingan liga.
Baca Juga: PSSI Dapat Dukungan DPR RI untuk Tambah Amunisi Baru Timnas Indonesia
Roberto Martinez justru memilih memasukkan Goncalo Ramos, Rafael Leao, dan Francisco Conceicao dari bangku cadangan, sementara Felix hanya menyaksikan pertandingan tanpa mendapat kesempatan bermain.
DR Kongo Tampil Solid dan Percaya Diri
Penampilan DR Kongo menjadi salah satu kejutan terbesar pada laga ini.
Tim asuhan Sebastien Desabre tampil disiplin, berani menekan, dan mampu membatasi kreativitas Portugal sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Jangan Berlebihan! Dokter Ungkap 10 Tanda Anda Terlalu Banyak Mengonsumsi Keju
Gol penyeimbang yang dicetak Yoane Wissa melalui sundulan pada masa injury time babak pertama menjadi momen bersejarah karena merupakan gol pertama DR Kongo sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Poin Bersejarah Setelah 52 Tahun Penantian
Hasil imbang ini juga mengakhiri catatan buruk DR Kongo di Piala Dunia. Pada penampilan pertama mereka tahun 1974, Leopards kalah dalam tiga pertandingan dan gagal mencetak satu gol pun dengan kebobolan total 14 gol.
Kini, setelah penantian selama 52 tahun, mereka akhirnya berhasil meraih poin pertama sekaligus gol perdana di panggung Piala Dunia, sebuah pencapaian yang akan dikenang dalam sejarah sepak bola negara tersebut.***





