KESEHATAN – Tanaman hias menjadi pilihan banyak orang untuk mempercantik interior sekaligus menciptakan suasana rumah yang lebih segar.
Namun, di balik keindahannya, beberapa jenis tanaman ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Baca Juga: Argentina Pimpin Daftar Keputusan VAR Menguntungkan di Piala Dunia 2026
Menurut ahli toksikologi medis Kelly Johnson-Arbor, MD, sekitar 10 persen laporan yang diterima pusat pengendalian racun berkaitan dengan paparan tanaman terhadap manusia.
Risiko tersebut semakin besar apabila di rumah terdapat anak kecil atau hewan peliharaan yang gemar memasukkan benda ke dalam mulut.
Berikut lima tanaman hias yang perlu diwaspadai karena mengandung zat beracun atau dapat memicu reaksi berbahaya.
Baca Juga: Kapolda Sulteng Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Tekankan Integritas Personel
1. Oleander
Oleander dikenal karena bunga-bunganya yang cantik dan mudah dirawat. Namun, tanaman ini termasuk salah satu tanaman hias paling beracun.
Oleander mengandung glikosida jantung, senyawa yang dapat memengaruhi fungsi jantung secara serius apabila tertelan.
Paparan tanaman ini dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, detak jantung tidak teratur, tekanan darah menurun, gangguan penglihatan, pingsan, hingga berpotensi mengancam nyawa. Bahkan, menelan satu lembar daun saja dilaporkan dapat berbahaya bagi anak-anak.
Baca Juga: Jalan Sunyi Spanyol Menuju Final
Tanaman ini juga sangat beracun bagi anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya.
2. Foxglove
Foxglove memiliki bunga berbentuk lonceng yang sangat menarik sehingga sering dijadikan tanaman hias.
Namun, seperti oleander, tanaman ini juga mengandung glikosida jantung yang dapat menyebabkan keracunan serius.
Baca Juga: Inggris Dapat Suntikan Tenaga, Declan Rice Dipastikan Fit Hadapi Argentina
Kasus keracunan pernah terjadi akibat daun foxglove yang tidak sengaja dikonsumsi atau diseduh menjadi teh karena bentuknya menyerupai daun bayam muda.
Gejalanya meliputi mual, muntah, denyut jantung melambat, hingga gangguan irama jantung yang membutuhkan penanganan medis segera.
3. Philodendron
Philodendron merupakan salah satu tanaman hias indoor paling populer karena mudah dirawat dan mampu tumbuh di berbagai kondisi pencahayaan.
Baca Juga: Mick Jagger Ungkap Arti Sebenarnya Lirik Elon Musk dalam Album Foreign Tongues
Sayangnya, tanaman ini mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan iritasi jika dikunyah atau terkena kulit.
Apabila tertelan, philodendron dapat memicu rasa terbakar di mulut, pembengkakan bibir dan lidah, kesulitan menelan, serta produksi air liur berlebihan. Sementara getahnya dapat menyebabkan mata dan kulit menjadi merah serta iritasi.
4. Dumb Cane (Dieffenbachia)
Dieffenbachia atau dumb cane juga menjadi favorit sebagai tanaman indoor karena daunnya yang lebar dan indah.
Baca Juga: Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Bungkam Prancis, Tiket Final Berhasil Diamankan
Tanaman ini memiliki kandungan kristal kalsium oksalat seperti philodendron. Jika dikunyah, dapat menyebabkan pembengkakan pada mulut dan tenggorokan sehingga penderitanya kesulitan berbicara. Dari kondisi inilah muncul sebutan dumb cane atau “tanaman bisu”.
Meski sebagian besar kasus tidak mengancam jiwa, tanaman ini tetap harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.
5. Pohon Ara (Ficus)
Tanaman ficus atau pohon ara banyak dipilih sebagai dekorasi rumah bergaya minimalis karena bentuknya yang elegan.
Baca Juga: Semifinal Piala Dunia 2026: Panggung Para Pewaris Takhta
Namun, getah tanaman ini mengandung lateks yang dapat memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap bahan tersebut.
Paparan getah ficus dapat menyebabkan gatal, ruam, iritasi kulit, bahkan reaksi alergi berat pada sebagian orang. Risiko ini meningkat ketika batang atau daunnya patah sehingga mengeluarkan getah.
Jangan Asal Memilih Tanaman Hias
Memiliki tanaman hias tetap memberikan banyak manfaat, mulai dari mempercantik ruangan hingga menciptakan suasana yang lebih nyaman. Namun, penting untuk mengenali tingkat keamanan setiap tanaman sebelum membawanya ke dalam rumah.
Baca Juga: Rekor Baru, Film Michael Jackson Pecahkan Sejarah Box Office Dunia
Bila Anda memiliki balita, lansia, atau hewan peliharaan, pilihlah tanaman yang tidak beracun dan letakkan tanaman berisiko di tempat yang tidak mudah dijangkau.
Jika terjadi dugaan keracunan akibat tanaman, segera hubungi fasilitas kesehatan atau pusat layanan darurat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***





